Upacara HUT ke-81 RI Jadi Penanda Dimulainya Aktivitas Pemerintahan di GCH
KOTA CIREBON, (FC).- Pindahnya Kantor Setda Kota Cirebon ke Grage City Hub (GCH) atau yang sebelumnya dikenal dengan GCM, ditandai dengan banyaknya kegiatan pemindahan barang-barang dan dokumen.
Masa perpindahan sampai pegawai Setda Kota Cirebon berkantor di GCH, tidak akan mempengaruhi pelayanan kepada masyarakat.
Hal ini disampaikan oleh Sekda Kota Cirebon Iing Daiman, Jumat (31/7) kemarin.
Dikatakannya, Pemkot Cirebon memastikan seluruh pelayanan administrasi pemerintahan tetap berjalan normal selama masa relokasi untuk mendukung renovasi total Gedung Setda.
Proses perpindahan dilakukan secara bertahap sejak pertengahan Juli 2026 agar roda pemerintahan tidak berhenti. Di saat yang sama, pelayanan kepada masyarakat tetap menjadi prioritas utama.
“Mobilisasi pegawai dan perlengkapan kerja sengaja dilakukan secara bertahap agar aktivitas pelayanan tidak terganggu. Jadi dari minggu kemarin teman-teman sudah mulai mobilisasi pindah ke GCH. Karena kalau menunggu semuanya selesai tentu akan memakan waktu, sementara masih ada beberapa pekerjaan kecil seperti pemasangan lampu dan sebagainya,” ujar Iing, Jumat (31/7).
Menurutnya, perpindahan diawali oleh Bagian Umum, kemudian dilanjutkan Bagian Pengadaan Barang dan Jasa (Barjas), Bagian Administrasi Pemerintahan (Apem), hingga unit kerja lainnya. Skema tersebut dipilih karena penataan ruang kerja dan kesiapan fasilitas di Grage City Hub masih terus disesuaikan seiring proses relokasi berlangsung.
“Dicicil setiap bagian bergeser ke sana. Memang dilakukan bertahap karena di sana juga perlu penataan dan kesiapan fasilitas. Mudah-mudahan secepatnya semua bisa beraktivitas di Grage City Hub,” ucapnya.
Iing menargetkan seluruh proses perpindahan dapat diselesaikan pada akhir Juli 2026. Dengan demikian, pada awal Agustus seluruh aktivitas Setda Kota Cirebon diharapkan sudah beroperasi penuh dari Grage City Hub.
“Target kita secepat mungkin. Mudah-mudahan awal Agustus sudah full di sana. Kalaupun masih ada yang belum selesai sepenuhnya, pelayanan kepada masyarakat tetap berjalan,” kata dia.
Ia kembali menegaskan bahwa masyarakat tidak perlu cemas karena seluruh layanan administrasi tetap diberikan selama masa transisi.
“Mayoritas awal Agustus pelayanan sudah di sana semua. Sekarang tinggal penataan dan mobilisasi barang. Untuk barang-barang, targetnya selesai seluruhnya pada Juli ini karena tinggal beberapa bagian saja yang belum pindah,” katanya.
Selain seluruh organisasi perangkat di lingkungan Setda, ruang kerja Wali Kota Cirebon, Wakil Wali Kota, Sekda, beserta seluruh staf juga akan berpindah ke Grage City Hub.
Meski demikian, kawasan Balai Kota tidak akan sepenuhnya ditinggalkan. Area depan Balai Kota masih tetap difungsikan untuk menerima tamu maupun kegiatan pemerintahan tertentu.
“Pak Wali, Bu Wakil, kantor Sekda dan seluruh staf nantinya berkantor di Grage City. Tetapi Balai Kota tetap ada aktivitas. Area depan masih digunakan untuk menerima tamu maupun kegiatan tertentu. Yang dikosongkan untuk renovasi adalah area gedung Setda,” ujarnya.
Jika target perpindahan sesuai jadwal, maka seluruh rangkaian kegiatan peringatan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia di lingkungan ASN Kota Cirebon akan dipusatkan di kompleks perkantoran GCM.
Sekda Kota Cirebon berharap momentum perayaan HUT ke-81 RI dapat menjadi penanda dimulainya aktivitas pemerintahan dari kantor baru.
“Saya arahkannya pengennya sudah di GCM. Mudah-mudahan minggu pertama Agustus, walaupun belum sempurna, kita sudah berada di sana,” katanya.
Target tersebut menjadi bagian dari upaya Pemerintah Kota Cirebon untuk mempercepat adaptasi ASN terhadap lingkungan kerja baru sekaligus memastikan pelayanan kepada masyarakat tetap berjalan optimal selama masa transisi. (Agus)








Tinggalkan Balasan