Universitas Muhammadiyah Cirebon Berlakukan UTS Online
Warning: Attempt to read property "post_excerpt" on null in /home/slawipos/tintabiru.com/wp-content/themes/liputanwp/template-parts/single/single-desktop.php on line 79
KAB. CIREBON, (FC).- Universitas Muhammadiyah Cirebon (UMC) berupaya mencegah penyebaran Covid-19 dengan mengeluarkan kebijakan mengganti pelaksanaan Ujian Tengah Semester (UTS) genap Tahun akademik 2019/2020 menjadi take home test atau online.
Seluruh mahasiswa UMC akan memanfaatkan aplikasi SIMAKU yang sudah disediakan pihak kampus untuk mengerjakan soal UTS secara online. UTS online di UMC mulai dilaksanakan pada tanggal 12-22 Mei 2020.
Selain itu UMC sudah menjalankan proses pembelajaran Dalam Jaringan (Daring) sejak bulan Maret 2020, serta menghentikan seluruh aktivitas yang menimbulkan kerumunan banyak orang seperti seminar, workshop dan lainnya di tunda sampai kondisi kembali membaik.
Silvi Agnestiana, sebagai Wakil Ketua I Bidang Organisasi BEM FISIP mengatakan, UTS online merupakan hal yang baru dilakukan, sehingga dalam pengerjaan soal-soalnya pun ada kekhawatiran tersendiri karena belum terbiasa.
“Biasanya kita semua melakukan perkuliahan tatap muka dan UTS pun tatap muka, sedangkan sekarang kami semua harus siap menghadapi situasi seperti ini, melakukan UTS online sedikit membuat was-was untuk saya, terlebih lagi ini baru pertama kali dilaksanakan,” kata Silvi, Selasa (12/5).
Wakil Ketua Himpunan Mahasiswa Ilmu Komunikasi (Himakom), Vivi Halimah mengungkapkan, dalam suatu kebijakan apapun pasti selalu ada kelebihan dan kekurangannya yang harus dihadapi dengan penuh ketenangan.
“Kesulitan dalam UTS online ini pasti ada, seperti jaringan dan lain sebagainya, namun dibalik itu semua kita bisa merasakan kemudahan dalam mengerjakan UTS online ini karena bisa dilakukan dimana saja dan kapan saja,” ungkap Vivi.
Sementara itu Siti Choeriyah, Wakil Ketua Bidang Pengembangan dan Pembinaan Profesi Jurusan Himpunan Mahasiswa Ilmu Komunikasi menjelaskan, meskipun ada beberapa kendala dalam pelaksanaannya, tetapi UTS online ini membuat seluruh mahasiswa khususnya Universitas Muhammadiyah Cirebon melek teknologi dan mengikuti perkembangan era digital.
“Untuk mengerjakan UTS online ini memang ada beberapa kendala, tapi disamping itu kita semua bisa melek teknologi dan mengikuti perkembangan era digital,” jelas Choeriya. (Indah)








Tinggalkan Balasan