UMC Adakan Silaturahmi Idul Adha Bersama Mahasiswa Baru Secara Virtual
Warning: Attempt to read property "post_excerpt" on null in /home/slawipos/tintabiru.com/wp-content/themes/liputanwp/template-parts/single/single-desktop.php on line 79
KAB. CIREBON, (FC).- Universitas Muhammadiyah Cirebon (UMC) mengadakan acara Silaturahmi Idul Adha dan mahasiswa baru yang dilakukan secara virtual melalui live steaming on youtube, dengan chanel youtube IUTV UMC. Acara tersebut dilaksanakan di gedung Convertion Hall (CH) kampus 2 UMC, Sabtu (1/8).
Acara tersebut dihadiri oleh Rektor Universitas Muhammadiyah Cirebon, Khaerul Wahidin, Ketua Badan Pengurus Harian (BPH) UMC, Joko B. Pranolo, Relationship Officer Bank BJB cabang Sumber, Fahmi Heryanda, Inisiator Media Center UMC, M. Azka Maulana, dan seluruh dekan dari fakultas masing-masing beserta jajarannya.
Rektor Universitas Muhammadiyah Cirebon, Khaerul Wahidin mengatakan, untuk memperbaiki nasib maka harus kita sendiri yang merubahnya. Dalam hadis, kita diperintahkan untuk pindah dari suatu nasib ke nasib yang lain, dari nasib yang buruk menjadi nasib yang baik.
“Cara merubah nasib tersebut adalah dengan menjaga pikiran kita, karena pikiran kita akan mempengaruhi tingkah laku kita, jagalah tingkah laku kita, karena tingkah laku akan mempengaruhi karakter kita, dan jagalah karakter kita, karena karakter itu akan menentukan nasib kita,” tutur Khaerul.
Lanjut Khaerul, ia mengatakan bahwa pikiran tersebutlah yang harus dirubah menjadi sesuatu yang lebih mendapatkan cahaya atau pencerahan di dalam kehidupan.
“Ketika kita mencintai ilmu, maka ilmu itu akan menjaga diri kita dan akan menghidupi diri kita. Ilmu ketika terus dikembangkan dan diolah, maka ilmu itu akan bertambah,” sambungnya.
Inisiator Media Center sekaligus Dosen Prodi PAUD UMC, M. Azka Maulana menjelaskan, alasan tetap diadakannya kegiatan ‘Silaturahmi Idul Adha Bersama Mahasiswa Baru’, karena hal tersebut merupakan tradisi agama Islam dan tradisi UMC yang sudah biasa dilakukan tiap tahunnya.
Sedangkan, untuk Masa Ta’aruf (Mataf) sendiri masih belum resmi dilaksanakan, tetapi acara ini merupakan penyambutan mahasiswa baru secara non formal.
“Kita sadari pada tahun 2020 ini ada pandemi covid-19, sehingga untuk Mataf itu sendiri perlu ada kordinasi yang lebih panjang lagi. Ini merupakan kordinasi awal untuk menyambut persiapan Mataf, dan dengan itu kami tidak ingin menginformasikan secara mendadak, tetapi harus ada tahapannya,” jelas Azka. (Indah)








Tinggalkan Balasan