KAB. CIREBON, (FC).- Universitas Muhammadiyah Cirebon (UMC) akan melakukan Masa Ta’aruf (Mataf) secara langsung sesuai Standar Operasional Prosedur (SOP). Mataf ini diperkirakan akan berlangsung pada awal bulan September dan bertempat di gedung Convertion Hall (CH) UMC setempat.

Rektor Universitas Muhammadiyah Cirebon (UMC), Khaerul Wahidin mengatakan, apabila pada bulan September pandemi Covid-19 masih belum berakhir, maka Mataf akan tetap dilakukan sesuai dengan SOP, seperti pengecekan suhu tubuh, penggunaan handsanitizer, penggunaan masker, dan jarak antara mahasiswa satu dengan yang lainnya.

Jika kapasitas gedung CH mampung menampung 3000 peserta Mataf, maka nanti hanya akan diambil 10 persen saja, yaitu sekitar 300 peserta, Rabu (10/6).

“Kemungkinan nanti akan dibuat beberapa gelombang, misalnya nanti ada 1500 mahasiswa, maka akan dijadikan 5 gelombang, sehingga dalam satu gelombang itu kita hanya membatasi sebanyak 300 mahasiswa saja, dan tentunya itu pun akan sesuai dengan SOP,” jelasnya saat ditemui di Kampus 1 UMC.

Kemudian Khaerul mengungkapkan, untuk lulusan tahun 2020, tetap akan melaksanakan wisuda secara langsung di gedung CH dan sesuai dengan SOP yang akan dilaksanakan sekitar akhir Agustus atau awal September. Namun, angkatan tahun ini tidak diperbolehkan untuk membawa orang tua dalam menghadiri prosesi wisuda tersebut.

“Prosesi ini akan dilakukan dalam sehari, tetapi dengan 3 sesi yang masing-masing akan dilakukan selama 2 jam, yaitu untuk pagi antara jam 08.00-10.00, untuk siang antara jam 10.00-12.00, dan untuk siang, setelah sholat dzuhur kita akan melanjutkan lagi antara jam 13.00-15.00 Tentunya ini semua juga akan dilakukan sesuai SOP,” ungkapnya.

Sementara itu, lanjut Khaerul, untuk kegiatan perkuliahan, kemungkinan akan dimulai perkuliahan ofline pada bulan September yang berbarengan dengan masuknya mahasiswa baru. Namun, akan ada pengurangan jumlah hari perkuliahan sebanyak 40 persen.

“Jadi kalau misalnya perkuliahan ada 5 hari kerja, maka akan dikurangi sebanyak 40 persennya, yang tadinya 5 hari bisa berkurang menjadi 2 hari, atau kemungkinan ada pengurangan jumlah durasi, misalnya 1 SKS ada 50 menit, bisa berkurang menjadi 25 menit,” tukasnya. (Indah)