Tunggu Keputusan Gubernur Jabar, Walikota Cirebon Akan Terapkan PSBB
Warning: Attempt to read property "post_excerpt" on null in /home/slawipos/tintabiru.com/wp-content/themes/liputanwp/template-parts/single/single-desktop.php on line 79
KOTA CIREBON, (FC).- Walikota Cirebon, H Nashrudin Azis menolak Kota Cirebon termasuk ‘zona hijau’ Covid-19. Pasalnya, Kota Cirebobon sebagai kota perlintasan atau transit.
Hal ini tidak lepas dari banyaknya orang yang singgah, bekerja dan datang ke Kota Cirebon. Kondisi ini tidak menjadikan jaminan Kota Cirebon bebas Covid-19.
Hal itu diungkapkan Azis saat melakukan monitoring ke sejumlah pasar tradisional dan modern. Monitoring ini guna mengetahui secara langsung di lapangan terkait protokol kesehatan terhadap penyebaran Covid-19.
Pada monitoring tersebut, Azis mengungkapkan kekecewaan, pasalnya masih banyak warga yang keluar rumah tanpa menggunakan masker. Terutama ditempat yang banyak warga berkumpul seperti pasar dan pusat keramaian lainnya.
Hal ini tentu saja potensi penyebaran Covid-19 menjadi semakin tinggi. “Iya kami merasa kecewa, masih banyak warga yang tidak menggunakan masker ketika berada diluar rumah,” jelasnya kepada FC, Rabu sore (29/4).
Oleh karenanya, Azis tidak segan secara langsung menegurnya. Ada yang lupa membawa, atau membawa masker tapi tidak memakainya. Padahal, tegas Azis, pemerintah secara terus-menerus melakukan sosialisasi protokol kesehatan. Namun kesadaran dari warganya masih rendah, mereka tidak taat pada imbauan pemerintah.








Tinggalkan Balasan