KAB. CIREBON, (FC).- Truk wingbox bermuatan sekitar 22 ton minuman ringan terbakar di Jalan Raya Cirebon-Kuningan, Kecamatan Beber, Kabupaten Cirebon, Selasa (18/8).

Sopir truk, Asep (34), berhasil menyelamatkan diri meski sempat panik melihat api menyambar bagian kabin kendaraan.

Truk bernomor polisi B 9043 CNK tersebut diketahui membawa muatan teh gelas dari Tangerang menuju Kuningan. Peristiwa kebakaran terjadi sekitar pukul 09.03 WIB.

Asep mengatakan, sebelum kebakaran terjadi dirinya mencium bau seperti kabel terbakar saat kendaraan melaju. Ia kemudian memilih menepi untuk memeriksa kondisi kendaraan.

“Awalnya mobil bau kabel terbakar. Saya minggir mau mengecek. Setelah berhenti, api langsung menyembur dari bagian bawah mesin ke arah kabin,” ujar Asep.

Melihat api mulai muncul, Asep langsung turun dari kendaraan. Namun karena kobaran api masih terlihat kecil, ia sempat kembali mengambil barang-barang pribadinya dari dalam kabin.

Tidak lama kemudian terdengar suara ledakan dari bagian bawah kendaraan. Api pun dengan cepat membesar dan melalap bagian depan truk.

“Masih kecil, saya turun lagi. Tidak lama kemudian meledak,” katanya.

Asep mengaku panik bukan hanya karena keselamatan dirinya, tetapi juga memikirkan muatan yang dibawanya.

Pasalnya, seluruh minuman ringan tersebut merupakan milik perusahaan dengan nilai mencapai lebih dari Rp30 juta.

“Yang dipikirkan barang bos, barang orang. Apalagi posisi di jalan, takut menyambar ke orang lain,” ungkapnya.

Ia menduga kebakaran tersebut kemungkinan dipicu korsleting listrik.

Dugaan itu muncul karena kendaraan tersebut baru selesai menjalani perbaikan bodi melalui perusahaan asuransi dan baru digunakan kembali untuk perjalanan perdana.

“Kayaknya korsleting listrik. Mobil ini baru keluar dari asuransi, habis repair body. Takutnya ada kabel pusat yang tergencet,” jelasnya.

Akibat kejadian tersebut, bagian depan truk mengalami kerusakan berat. Kabin kendaraan, dashboard, jok, kabel, serta sejumlah komponen lainnya hangus terbakar.

Barang pribadi milik sopir, termasuk surat kendaraan dan uang, juga ikut terbakar. “Surat-surat mobil sama uang hilang semua,” ujarnya.

Petugas kepolisian langsung mendatangi lokasi untuk melakukan penanganan dan mengatur arus lalu lintas. Personel TNI melalui Babinsa juga turut membantu pengamanan di sekitar lokasi.

Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut. Sementara penyebab pasti kebakaran masih menunggu pemeriksaan lebih lanjut.

Bagi Asep, perjalanan yang awalnya berjalan normal berubah menjadi kepanikan dalam hitungan menit setelah mencium bau kabel terbakar hingga api menyambar kendaraan. (Johan)