KUNINGAN, (FC).- Upaya menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) di Kabupaten Kuningan diperkuat melalui sinergi lintas elemen.

Aparat TNI-Polri, pemerintah daerah, organisasi kemasyarakatan (ormas), hingga berbagai unsur masyarakat menyatukan komitmen untuk menciptakan wilayah yang aman dan kondusif.

Komitmen tersebut ditegaskan dalam Apel Kebangsaan yang digelar di Halaman Mapolres Kuningan, Jumat (14/8).

Kegiatan tersebut dipimpin langsung Kapolres Kuningan AKBP Bellen Anggara Pratama, Dandim 0615/Kuningan Letkol Arh Hafda Prima Agung, serta Bupati Kuningan H. Dian Rachmat Yanuar.

Dalam kesempatan tersebut, Kapolres Kuningan AKBP Bellen Anggara Pratama menegaskan, menjaga keamanan bukan hanya menjadi tanggung jawab aparat keamanan, tetapi merupakan tugas bersama seluruh elemen masyarakat.

“Jadi maksud dan tujuan apel ini adalah kembali menggairahkan dan mengingatkan kita bahwa tugas keamanan dan menjaga dan merawat Jawa Barat adalah tanggung jawab dan harus melalui kerja sama bersama,” ujar Bellen.

Menurutnya, apel kebangsaan bukan sekadar kegiatan seremonial, melainkan menjadi momentum memperkuat semangat kebersamaan dalam menjaga stabilitas keamanan daerah.

“Ini hanya seremoni untuk membangkitkan semangat kebersamaan dan semangat kita untuk melaksanakan keamanan dan ketertiban secara bersama,” katanya.

Bellen menyebut, kolaborasi seluruh pihak menjadi kunci dalam menghadapi berbagai potensi gangguan keamanan. Karena itu, komitmen bersama antara pemerintah, aparat, tokoh masyarakat, dan organisasi kemasyarakatan harus terus diperkuat.

“Semua stakeholder, semua elemen masyarakat, semua elemen yang ada di wilayah Jawa Barat maupun khususnya di Kuningan itu bersama-sama bertanggung jawab juga dalam menjaga dan merawat Jawa Barat,” tegasnya.

Dandim 0615/Kuningan Letkol Arh Hafda Prima Agung mengatakan, apel kebangsaan menjadi momentum penting untuk menyatukan langkah seluruh elemen masyarakat dalam menjaga keamanan wilayah.

Menurutnya, keterlibatan berbagai unsur dalam kegiatan tersebut menunjukkan bahwa menjaga kondusivitas bukan hanya tugas pemerintah dan aparat, tetapi menjadi kepentingan bersama.

“Ini adalah momen yang sangat spesial buat kita. Momen untuk kita meyakinkan lagi, tadi kita lihat banyak perwakilan dari segenap stakeholder, lapisan masyarakat, ormas dan semuanya,” ungkap Hafda.

Ia menambahkan, komitmen menjaga Kuningan tetap aman juga dituangkan melalui penandatanganan kesepakatan bersama antarunsur masyarakat.

“Kita semua sepakat untuk membuat Kuningan yang merupakan bagian dari Jawa Barat menjadi kota yang aman, tertib sehingga semua masyarakat harus sama-sama menjaga, merawat Jawa Barat,” katanya.

Sementara itu, Bupati Kuningan H. Dian Rachmat Yanuar menilai kondisi daerah yang aman dan tenteram menjadi modal utama dalam menjalankan pembangunan.

Menurutnya, menciptakan suasana kondusif bukan hanya kewajiban aparat keamanan, melainkan tanggung jawab seluruh masyarakat.

“Nah, ini tugas siapa? Bukan hanya tugas aparat saja tapi tugas kita semua. Ini salah satu syarat untuk membangun sebuah daerah maju ya kondusif,” ujar Dian.

Ia berharap semangat kebersamaan yang dibangun melalui apel tersebut dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari, termasuk memperkuat toleransi, saling menghargai, serta menjaga nilai silih asah, silih asuh di tengah masyarakat.

Selain apel kebangsaan, kegiatan tersebut juga diisi dengan aksi sosial dari Satuan Lalu Lintas Polres Kuningan kepada para pengemudi ojek online (ojol).

Polisi memberikan layanan servis kendaraan dan penggantian oli secara gratis sebagai bentuk kepedulian serta pelayanan kepada masyarakat.

Kapolres Kuningan AKBP Bellen mengatakan, kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya kepolisian mendekatkan diri dengan masyarakat.

“Tadi ada tambahan dari lalu lintas Polres Kuningan, ditujukan kepada rekan-rekan ojol, untuk servis dan ganti oli gratis. Bagian dari pelayanan kepada ojol,” jelasnya.

Rangkaian Apel Kebangsaan ditutup dengan penandatanganan komitmen bersama seluruh unsur masyarakat. Kesepakatan tersebut menjadi simbol kebersamaan dalam menjaga Kuningan dan Jawa Barat agar tetap aman, tertib, serta kondusif. (Angga)