KUNINGAN, (FC).- Kebakaran lahan terjadi di Kawasan TNGC Blok Cirendang Desa Padabeunghar Kecamatan Pasawahan Kabupaten Kuningan, Senin (17/8). Kebakaran diketahui terlihat sekitar pukul 12.00 Wib di Blok Curendang. Diatasi personil gabungan TNI-Polri dan BPBD serta TNGC.

Sekitar 50 anggota Polres Kuningan ditambah unsur TNI dan BPBD serta TNGC bersatu memadamkan api hingga malam hari, hingga api padam. Bahkan Kapolres Kuningan AKBP. Lukman Syafri Dandel Malik bersama Dandim 0615 Kuningan Letkol Czi. Karter Joyi Lumi ikut terjun memonitor di sekitar lokasi kebakaran didampingi Kepala Pelaksana BPBD Kuningan Agus Mauludin.

Kapolres Kuningan AKBP Lukman Syafri Dandel Malik mengatakan, stelah mendapat informasi adanya kebakaran maka pihak kepolisian langsung turut membantu memadamkan api.

“Ada sekitar 50 personil Polres Kuningan ditambah 9 personil yang menggunakan motor penyemprot, mobil taktis berikut alat penyemprotnya dan alat pemukul api. Selain dari kami, dibantu juga oleh TNI, BPBD serta masyarakat dan relawan,” ujar Kapolres yang turut membantu di lokasi kebakaran.

Kapolres Lukman mengatakan, bahwa lahan yang terbakar itu merupakan lahan tidak produktif dan hanya berisi semak belukar. Luas lahan yang terbakar diperkirakan sekitar 14,89 hektar.

“Api dapat dipadamkan sekitar pukul 20.35 Wib senin malam. Memang saat ini musim kemarau masih berlangsung dan sumber air umumnya mengering sehingga rawan terjadi kebakaran, apalagi lahan tersebut berisi semak belukar,” kata Lukman.

Untuk penyebab kebakaran, lanjut Lukman, hingga saat ini pihaknya belum mengetahui dan masih diselidiki. Kapolres berharap warga selalu waspada. Pasalnya, musim kemarau yang masih terjadi saat ini dapat mengakibatkan tanaman mengering sehingga rawan terjadi kebakaran.

“Kami setiap saat sudah menghimbau warga agar waspada akan kebakaran dan tidak membakar sampah terutama pembakaran di lahan kering mengingat cuaca saat ini sangat panas,” ujar Lukman. (Ali)