KAB. CIREBON, (FC).- Satuan Tugas (Satgas) Covid-19 Kabupaten Cirebon telah menggarkan sebesar kurang lebi Rp1 miliar untuk pembiayaan proses pemkamana bagi warga Kabupaten Cirebon yang dinyatakan meninggal akibat papran virus Covid-19.

“Dari total anggaran yang kurang lebih Rp1 miliar tersebut masih tersisa Rp45 juta. Itupun apakah cukup sampain akhir Juni atau tidak,” kata Anggota Bidang

Relawan pada Satgas Penanganan Covid-19 Kabupaten Cirebon, Fitroh Suharyono kepada FC melalui sambungan telepon selularnya, Senin (14/6).

Fitroh Suharyono yang juga Kepala Bidang Kebersihan dan Pertamanan pada Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Cirebon menambahkan, anggaran tersebut untuk membiayai 300 paket penguburan jenazah Covid-19.

Menurut Fitroh, anggaran tersebut untuk honor tim penguburan jenazah Covid-19 dari mulai tukang gali, tukang panggul, pihak keamanan dari Polsek dan Koramil hingga tokoh masyarakat yang bertugas mendoakan jenazah.

“Sesuai SK, tim pemakaman jenazah Covid-19 itu ada 22 orang. Setiap tim akan mendapat dana tersebut sebesar Rp2,9 juta. Tapi tiap-tiap orang beda-beda honornya, untuk yang mendoakan beda, tukang gali kubur juga beda dan untuk keamanan juga beda,” jelas Fitroh.

Dikatakan Fitroh, anggaran yang tersedia bukan hanya untuk honor tim pemakaman saja. Tapi anggaran tersebut juga dipergunakan untuk belanja masker, sarung tangan dan sarana prasarana protokol kesehatan lainnya selama proses penguburan.

“Sampai sekarang masih ada sisa sekitar Rp45 juta. Mudah-mudahan cukup untuk bulan ini,” ucapnya.

Untuk semester berikutnya, lanjut Fitroh, anggaran untuk biaya pemakaman jenazah Covid-19 akan diajukan lagi ke Pemkab Cirebon. Rencananya, besaran anggaran yang akan diajukan nilainya tidak jauh dari semester yang masih berjalan ini.

Namun, saat ini pihaknya masih menunggu keputusan dari Satgas Covid-19 Kabupaten Cirebon. “Karena, apakah peng-anggaran ini masih dilanjut atau tidak, jadi saat ini ya kita masih menunggu,” tukasnya. (Ghofar)