Terima Paket Sembako Banpres, Walikota Segera Salurkan
Warning: Attempt to read property "post_excerpt" on null in /home/slawipos/tintabiru.com/wp-content/themes/liputanwp/template-parts/single/single-desktop.php on line 79
KOTA CIREBON, (FC).- Bantuan sekecil apapun pada pandemi Covid-19 ini sangat dibutuhkan masyarakat. Seperti kemarin, Pemkot Cirebon menerima 5000 paket sembako dari bantuan presiden (banpres). Diserahkan langsung oleh perwakilan Kesekretariatan Presiden Daryati di Ruang Adipura Kencana, Balaikota Cirebon.
Daryati dalam sambutannya menyampaikan, penyaluran banpres ini sepenuh diserahkan kepada Pemkot Cirebon. Karena pemkot yang lebih mengetahui masyarakatnya yang berhak untuk menerima bantuan. Agar tepat sasaran dan tidak tumpang tindih dengan bantuan lainnya.
“Pesan dari Kepala Kesekretariatan Presiden, agar bantuan segera disalurkan. Dan agar tidak memberatkan pemkot, bantuan tidak usah ditambah apapun. Jadi salurankan apa adanya,” ucapnya.
Walikota Cirebon Drs H Nashrudin Azis SH mengucapkan terimakasih atas perhatian Presiden kepada masyarakat Kota Cirebon. Pada pandemi Covid-19 ini, masyarakat miskin baru cukup banyak bermunculan di Kota Cirebon. Pihaknya terus berupaya membantu mereka yang terdampak pandemi Covid-19.
Dari catatannya, masyarakat yang membutuhkan bantuan sekitar dua pertiga dari total penduduk Kota Cirebon. Mereka terimbas karena PHK, dirumahkan, usaha yang gulung tikar dan lainnya.
“Kami dengan Forkopimda terus berupaya mengkoordinir bantuan dari berbagai pihak untuk disalurkan kepada masyarakat yang benar-benar membutuhkan. Intinya agar bantuan tepat sasaran,” tegasnya.
Ditempat yang sama Kepala Dinas Sosial Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DSPPPA) Iing Daiman SIP MSi menambahkan, bantuan paket sembako tersebut sudah berada di gudang PT RNI (BUMN).
Disebutkannya, paket sembako terdiri dari beras 10 kg, minyak 1 liter, gula pasir 1 kg dan satu kotak teh. Disalurkan menurut kelompok-kelompok penerima, seperti kelompok pekerja di bidang perhubungan antara lain pengemudi dan juru parkir.
Kelompok bidang pariwisata dan budaya seperti seniman, perupa, tour guide, kelompok pertanian, kelompok pedagang dan tenaga kerja yang dirumahkan. Data tersebut berasal dari data yang ada di Dinas Pangan, Dinas Perdagangan dan Perindustrian, Dinas Pariwisata dan Budaya serta Dinas Tenaga Kerja.
“Besok akan kami distribusikan berdasarkan daftar nam yang sudah ada. Kami berterima kasih kepada Bapak Presiden atas bantuan ini, karena tidak semua daerah memperoleh bantuan ini,’ tutupnya. (Gus)








Tinggalkan Balasan