KOTA CIREBON, (FC). – Sebanyak 11 perjalanan kereta api (KA) yang melintas di Wilayah Daop 3 Cirebon sempat dihentikan menyusul terjadinya gempa bumi yang terjadi pada Jumat (30/5) malam.

Menurut laporan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), gempa berkekuatan magnitudo 6,4 dengan kedalaman 25 km terjadi pada pukul 19.57 WIB.

Pusat gempa ini berada di Laut 86 km Barat Daya Kabupaten Bantul, Yogyakarta.

Hal ini membuat 11 perjalanan KA dihentikan, baik di stasiun maupun yang berada di jalur lintas.

Manager Humas KAI Daop 3 Cirebon Ayep Hanapi mengonfirmasi bahwa 11 perjalanan KA dihentikan di beberapa Stasiun Wilayah Daop 3 Cirebon.

“Akibat gempa, 11 perjalanan KA dihentikan sementara,” katanya, Jumat (30/6).

Setelah dilakukan pemeriksaan oleh jajaran Prasarana Daop 3 Cirebon Pukul 20.25 WIB lintas Cikampek-Cirebon dinyatakan aman
Pukul 20.42 WIB lintas Cirebon-Brebes dinyatakan aman

Pukul 20.51 WIB lintas Cirebon-Prupuk dinyatakan aman. Sehingga Kereta Api bisa berjalan normal kembali.

Adapun perjalanan KA yang terhambat karena gempa Bantul ini sebagai berikut:
KA 140 di Stasiun Tanjungrasa
KA 282 di Stasiun Pringkasap
KA 56 di Stasiun Pasir Bungur
KA 15 di Stasiun Cikaum
KA 235 di Stasiun Cilegeh
KA 144 di Stasiun Cilegeh
KA 28 di Stasiun Telagasari
KA 150 di Stasiun Jatibarang
KA 108 di Stasiun Arjawinangun
KA 226f di Stasiun Waruduwur
KA 233 di Stasiun Brebes.(Frans/Job/FC)