Soal Pemangkasan Libur Akhir Tahun, PHRI Kota Cirebon Akan Ikuti Keputusan Pemerintah
Warning: Attempt to read property "post_excerpt" on null in /home/slawipos/tintabiru.com/wp-content/themes/liputanwp/template-parts/single/single-desktop.php on line 79
KOTA CIREBON, (FC).- Pemerintah berencana memangkas libur akhir tahun ini sebagai antisipasi resiko pencegahan penyebaran Covid-19.
Menanggapi rencana tersebut, Ketua Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Kota Cirebon, Kiky Reza menyatakan akan mengikuti apa yang menjadi keputusan pemerintah.
“Keputusan ada di tangan pemerintah, karena ada tujuan lain, yaitu mengurangi lonjakan kasus Covid-19. Jadi kita akan mengikuti gimana baiknya yang diputuskan pemerintah,” kata Kiky saat dihubungi FC melalui sambungan selular, Minggu (29/11).
Menurutnya, pelaku industri hotel tak bisa memaksa harus ada libur panjang. Sebab, kepentingan pencegahan lonjakan Covid-19 ini adalah kepentingan untuk semua orang. “Kalau kita terus memaksa harus ada libur panjang, ya tidak baik juga, walaupun orang-orang ada yang berlibur. Kalau orang wiraswasta pasti libur karena bebas,” ujarnya
Orang-orang yang liburan akhir tahun, lanjut Kiky dipastikan tetap ada dan terjadi peningkatan. Hanya saja peningkatannya diprediksi tidak begitu signifikan seperti libur panjang long weekend bulan Oktober lalu. Hal ini dikarenakan adanya pemangkasan libur panjang yang diwacanakan oleh pemerintah.
“Tidak seperti libur panjang long weekend kemarin, peningkatannya gila-gilaan. Tapi memang kasusnya tambah banyak lagi. Itu yang tidak kita inginkan,” tegasnya
Sebagaimana diketahui, kalangan pelaku industri perhotelan hingga saat ini masih menunggu keputusan terkait rencana pemangkasan libur panjang oleh pemerintah. Hal tersebuit seperti yang disampaikan oleh Manager Marketing Grage Hotel Sangkan Kuningan, Juni Lestiawati.
“Untuk tingkat okupansi saat ini cenderung mengalami peningkatan, yakni sekitar 70 persen karena instansi pemerintah mulai mengadakan kegiatan MICE lagi. Tapi untuk prediksi okupansi libur panjang akhir tahun, kita masih menunggu keputusan pemerintah,” tandas Yuni kepada FC, Minggu (29/11). (Andriyana)








Tinggalkan Balasan