INDRAMAYU, (FC).- Seorang Siswa Sekolah Dasar (SD) Asal Blok Waled, Desa Cangko, Kecamatan Tukdana, Kabupaten Indramayu, Danu Wijaya (10) meninggal dunia usai dikabarkan tenggelam di Sungai Cipelang. Kematian Siswa SD ini sempat mengundang perhatian warga setempat.

Kapolres Indramayu, AKBP Suhermato, melalui Paur Subbag Humas Polres Ipda Sukenda membenarkan peristiwa tersebut. Dikatakannya, peristiwa tersebut berawal dari kecurigaan keluarga korban.

Pasalnya, sebelum kejadian korban sekitar pukul 08.30 WIB meninggalkan rumah tanpa ijin dan sepengetahuan dari keluarga.

Selang beberapa jam setelah meninggalkan rumah, keluarganya mulai menaruh curiga yang kemudian mencari korban di sekitar rumahnya. Namun upaya pencarian tidak membuahkan hasil meski telah bertanya kepada warga sekitar.

Kecurigaan mucul kembali pada sebuah jamban yang terletak persis di pinggir sungai itu. Namun keluarganya kaget, karena ditempat itu hanya menemukan pakaian dan sandal korban saja.

Keluarga korban mulai gelisah dan berteriak hingga mengundang warga setempat. Sejumlah warga yang datang dan mengetahui kejadiannya spontan mencari korban di aliran sungai tersebut.

Hingga beberapa jam pencarian tidak berhasil ditambah lagi air sungai sedang banjir dan deras.

“Warga dan keluarganya menduga jika korban terjebur dan tenggelam di sungai yang saat itu kondisinya sedang banjir dan arusnya deras. Warga yang ada di tempat itu kemudian melaporkan peristiwanya ke petugas di Polsek Tukdana, ” paparnya.

Mendapatkan laporan itu, sejumlah anggota Polsek dan Koramil, serta dari dinas PU Pengairan yang datang dengan dibantu warga langsung melakukan pencarian.

“Sekitar pukul 12.00 WIB tubuh korban ditemukan aliran sungai Cipelang di Desa Pagedangan, Kecamatan Tukdana yang berjarak kurang lebih 1.500 meter dari tempat kejadian semula dalam keadaan sudah meninggal dunia,” ucapnya.

Jasad pelajar ini langsung dievakuasi dengan dibawa ke rumah sakit terdekat untuk dilakukan peneriksaan lebih lanjut.

“Setelah dilakukan pemeriksaan oleh dokter jaga rumah sakit dan dinyatakan kalau korban telah meninggal dunia. Selanjutnya jenazah korban dibawa pulang oleh pihak keluarganya,” kata Sukenda. (Agus)