Sensus Penduduk Secara Online, BPS Kab Cirebon Targetkan 60 Persen
Warning: Attempt to read property "post_excerpt" on null in /home/slawipos/tintabiru.com/wp-content/themes/liputanwp/template-parts/single/single-desktop.php on line 79
KEDAWUNG, (FC).- Pemerintah Kabupaten Cirebon dan Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Cirebon menggelar rapat koordinasi Sensus Penduduk 2020 Secara Online Tingkat Kabupaten Cirebon di Hotel Apita Tower Cirebon, Kamis (5/3).
Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Cirebon, Ono Margiono mengatakan, ada dua tahap sensus penduduk yang dilakukannya.
Yang pertama, sensus penduduk secara online yang sudah dilakukan sejak 15 Februari sampai dengan 31 Maret 2020 mendatang.
Kemudian yang kedua bulan Juli dimulai tanggal 1-31 Juli yaitu sensus penduduk wawancara.
“Teknisnya nanti petugas akan mendatangi kerumah untuk mewancarai langsung. Intinya sensus penduduk online itu meng-update mandiri,” jelas Ono Margiono kepada wartawan.
Menurut Ono, progres pelaksanaan sensus penduk online di Kabupaten Cirebon baru sebesar 2 persen. Dan target di Kabupaten Cirebon itu 32 persen sampai 31 Maret 2020 yang akan datang.
Namun pihaknya mengharapkan pelaksana sensus secara online ini sampai 60 persen.
“Bila pelaksanaan sensus penduduk online bisa dilakukan sebanyak 60 persen, pasti akan meringankan proses sensus wawancara yang akan dilakukan Juli mendatang,” katanya.
Ono mengatakan, dari hasil pemantauan di lapangan banyak masyarakat di Kabupaten Cirebon yang kesulitan untuk mengakses situs sensus.bps.go.id, sehingga mengurungkan niat melakukan sensus secara sendiri.
Selain itu, kata Ono, masyarakat di Kabupaten Cirebon banyak mengalami ketakutan perihal data pribadi yang diunggah dapat bocor dan diterima pihak tidak bertanggung jawab.
”BPS membuat ini aplikasi sudah dibantu badan cyber dan persandian negara, kami menjamin keamanannya. Jika merasa berat atau loading saat mengakses itu bukan karena apapun melainkan karena seluruh penduduk di Indonesia sedang mengakses secara bersamaan,” bebernya.
Kabupaten Cirebon, berada diperingkat kedua terendah dari 27 Kota/Kabupaten atau di atas Kabupaten Karawang. Untuk meningkatkan partisipasi masyarakat, pihaknya menekankan kepada seluruh koordinator kecamatan untuk mensosialisasikan terus kepada masyarakat.
Sementara itu, Bupati Cirebon, H Imron Rosyadi, mengimbau kepada seluruh masyarakat Kabupaten Cirebon untuk mensukseskan sensus penduduk 2020 yang dilakukan Badan Pusat Statistik (BPS) pada 15 Februari 2020 hingga 31 Maret 2020 mendatang.
“Sensus penduduk secara online ini mempermudah masyarakat Kabupaten Cirebon untuk melalukan pendataan diri sendiri menggunakan gadget secara masing-masing,” kata Imron.
Selain itu, kata Imron, pihaknya mengimbau kepada masyarakat dan pejabat di Kabupaten hingga kelurahan untuk membantu petugas sensus penduduk.
“Agar proses sensus berjalan dengan lancar, seluruh pejabat di kecamatan maupun desa dapat mensukseskan sensus penduduk tahun 2020 ini,” harap Imron. (Ghofar)








Tinggalkan Balasan