Semburan Lumpur Cipanas Viral, Polsek dan Desa Pasang Patok
Warning: Attempt to read property "post_excerpt" on null in /home/slawipos/tintabiru.com/wp-content/themes/liputanwp/template-parts/single/single-desktop.php on line 79
KAB. CIREBON, (FC).- Ramai dikunjungi warga sekitar, setelah viralnya semburan lumpur bercampur belerang di kawasan Desa Cipanas, Kecamatan Dukupuntang, Kabupaten Cirebon, Polsek Dukupuntang bersama Kuwu beserta jajaran Desa melakukan pematokan dengan bilah-bilah bambu pada Kamis (3/6).
Kemudian, memasang kertas peringatan untuk menjaga jarak sejauh 3 meter dari semburan.
Kepala Polsek Dukupuntang, Iptu Afandi mengatakan, upaya ini dilakukan untuk membatasi jarak pengunjung yang datang.
Meski memang sampai saat ini belum pernah ada korban jiwa, hal ini tetap diperlukan mengingat belum adanya hasil dari penelitian yang dilakukan ESDM.
“Kami bersama kepala desa Cipanas. Setelah adanya viral semburan lumpur dingin, melakukan pematokan dan pembatasan jarak. Dulu kan belum dan tidak viral. Tapi mungkin karena muncul lagi kemudian viral, akhirnya banyak pengunjung,” paparnya.
Sementara itu, pengunjung yang merupakan warga sekitar Yatini (61) mengatakan, saat dirinya kecil pernah ada tapi tidak seramai saat ini.
Hanya saja, warga sekitar kerap memanfaatkan lumpur tersebut guna pengobatan kulit yang terluka.
“Dulu juga ada besar, tapi dibawahnya. Terus saya suka pakai ditangan kalau luka terus berjemur dan sembuh. Dulu mah tidak ramai seperti sekarang. Karena, sempat ketutup dan muncul lagi, serta viral kita (warga) jadi datang untuk lihat,” ucapnya.
Disisi lain, anak-anak sekitar pun turut datang dan melihat semburan lumpur tersebut. Saat diwawancarai FC, salah satu anak bernama Arif mengatakan, tidak takut, tapi memang indra penciumannya merasa terganggu dengan aroma belerang yang kuat.
“Nggak takut, tapi iya bau,” celetuknya.
Tidak hanya satu atau dua warga beserta anak-anak yang datang. Belasan bahkan puluhan warga dengan variasi usia berdatangan untuk menyaksikan semburan secara langsung. (Sarrah)








Tinggalkan Balasan