Selain itu, Rutan Kelas 1 juga menerapkan Protokol penanganan pencegahan Virus Corona, dengan menyediakan hand sanitizer, pemakaian masker, dan juga pengecekan suhu tubuh. Bahkan setiap 3 kali dalam sehari, petugas selalu menyemprotkan disinfektan baik di dalam ataupun diluar wilayah Rutan. 

“Kita pasti cek suhu tubuh semua, baik pegawai maupun warga binaan. Untuk blok tahanan dan juga ruangan ataupun area rutan kita semprot disinfektan,” tutur Fonika. 

Fonika juga meminta maaf kepada masyarakat yang ingin berkunjung untuk saat ini ditutup sementara. Pihaknya akan terus memberikan pelayanan kepada siapa saja yang ingin bertatap muka atau berbicara langsung kepada warga binaan. 

Budi (42), warga binaan Rutan Kelas 1 Cirebon menyambut baik upaya dari pihak Rutan dengan menyediakan layanan Teleconference bagi warga binaan. Dirinya mengatakan, untuk perangkat yang disediakan sudah cukup mumpuni dan sangat berkualitas. 

“Untuk kualitas suara dan gambar sangat bagus, dan jaringan juga sangat bagus. Jadi cukup membantu lah walaupun tidak bisa langsung bertemu,” pungkasnya. (Muslimin)