Kepala Lapas Kelas I Cirebon juga sudah menindaklanjuti hal tersebut dengan melakukan isolasi di Poliklinik Lapas terhadap napi yang terpapar covid-19 .

“Kita lakukan upaya semaksimal mungkin, setelah kita mengetahui ada yang positif kembali, kita langsung mengisolasi warga binaan tersebut,” tuturnya.


Bagi warga binaan yang negatif ditempatkan secara khusus dari blok napi lainnya sampai 14 hari kedepan, guna memastikan warga binaan tersebut benar-benar tidak terpapar covid-19.

“Untuk yang hasil swab negatif ditempatkan di blok khusus sempai dengan 14 hari atau masa inkubasi virus sebelum masa Mapenaling (masa pengenalan lingkungan),” jelasnya.

Untuk perawatan, sambung Kalapas, pihaknya melakukan penguatan daya tahan tubuh seperti wajib olahraga tiap hari, pemberian multivitamin terus menerus berlaku untuk para napi dan pegawai di lingkungan Lapas.

Tak lupa, dirinya mengucapkan terima kasih kepada seluruh pegawai yang sudah berjibaku dalam penanganan Covid-19 di Lapas walaupun keterbatasan sarana dan prasarana yang terbatas. (Sakti)