Satu Tahun BKL, Wadah Bagi Pencinta Seni, Pengusaha dan Pensiunan di Cirebon
KOTA CIREBON, (FC).- Batur Kampung Lawas (BKL) genap berusia satu tahun. Komunitas yang bermarkas di Kafe Kampung Lawas, Jalan Tuparev, Kabupaten Cirebon merayakan hari lahir pertamanya pada Jumat (21/8).
Ketua BKL, Rahmat Sutrisno mengatakan, komunitas tersebut bermula dari kebiasaan sejumlah orang berkumpul dan berbincang sambil menikmati kopi.
“Awalnya hanya kumpul-kumpul dan ngopi. Dari kebersamaan itu kemudian muncul gagasan untuk membentuk komunitas,” kata Rahmat.
Menurutnya, batur Kampung Lawas resmi terbentuk pada 16 Agustus 2025. Seiring waktu, jumlah anggota bertambah dan datang dari berbagai latar belakang.
“Di sini ada pelaku seni, pengusaha, pensiunan dan masyarakat dari berbagai kalangan. Kami bisa bertemu, bertukar pikiran dan berbagi pengalaman,” ujarnya.
Menurut Rahmat, perbedaan latar belakang anggota justru membuat kegiatan BKL semakin beragam. Kebersamaan yang terbangun juga menjadi bagian dari perjalanan komunitas tersebut selama satu tahun terakhir.
“Bukan hanya soal ngopi. Kami ingin tempat ini menjadi ruang untuk berkumpul dan melakukan kegiatan yang positif,” katanya.
Salah satu pendiri BKL, Subardi, mengatakan komunitas tersebut sejak awal dibentuk sebagai ruang pertemuan bagi pencinta seni, pengusaha dan pensiunan di Cirebon.
“Batur Kampung Lawas ini menjadi wadah bagi pencinta seni, pengusaha dan pensiunan untuk berkumpul,” ujar Subardi.
Wali Kota Cirebon periode 2003-2013 ini menyebut BKL kemudian berkembang menjadi tempat bagi anggotanya untuk menyalurkan hobi, bakat dan kemampuan yang dimiliki.
“Komunitas ini berawal dari sekadar ngopi, kemudian berkembang menjadi wadah untuk menyalurkan hobi dan bakat serta mengembangkan potensi,” katanya.
Subardi berharap BKL tetap terbuka bagi berbagai kalangan. Ia ingin komunitas tersebut menjadi tempat bertemunya banyak komunitas dengan latar belakang yang berbeda.
“Harapannya Batur Kampung Lawas bisa terus menjadi tempat berkumpulnya berbagai kalangan. Kebersamaannya tetap terjaga dan kegiatan-kegiatannya juga terus berjalan,” ucapnya.
Perayaan harlah pertama BKL turut dihadiri Wakil Bupati Cirebon, Agus Kurniawan Budiman. Sejumlah anggota komunitas dari berbagai latar belakang juga hadir dalam kegiatan tersebut.
Setahun berjalan, Batur Kampung Lawas tak lagi sekadar tempat berkumpul. Dari kebiasaan ngopi, komunitas ini berkembang menjadi ruang pertemuan bagi pelaku seni, pengusaha, pensiunan dan berbagai kalangan di Cirebon. (Agus)








Tinggalkan Balasan