Sah, Ayu Dilantik jadi Wakil Bupati
Warning: Attempt to read property "post_excerpt" on null in /home/slawipos/tintabiru.com/wp-content/themes/liputanwp/template-parts/single/single-desktop.php on line 79
KAB. CIREBON, (FC).- Wahyu Tjiptaningsih, baru saja dilantik Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil menjadi Wakil Bupati Cirebon sisa masa jabatan periode 2019-2024 di Gedung Olahraga (GOR) Arcamanik, Kota Bandung, Rabu (10/2).
Dalam sambutannya, Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil menyampaikan, pelantikan tersebut sesuai dengan amanat Undang-Undang Nomor 10 Tahun 2016 tentang Pemilihan Kepala Daerah.
Pada pelantikan tersebut, tidak hanya Wakil Bupati Cirebon yang dilantik, melainkan Wakil Bupati Tasikmalaya dan juga Bupati Indramayu.
“Tugas berat hari ini masih bergelut dengan pandemi dan pemulihan ekonomi, sepulang dari sini harus menjadi perhatian, jangan mikir yang lain-lain,” kata pria yang akrab disapa Emil.
Selain itu, kata Emil, kepala daerah terpilih harus menjaga integritas karena pemimpin harus melayani, bukan dilayani. Kemudian, bupati dan wakil bupati harus menolong, bukan ditolong.
“Melayani dan mengabdi adalah takdir pemimpin. Itulah saran saya untuk membawa kemajuan daerah,” katanya.
Sementara itu, Bupati Cirebon, Imron Rosyadi, menyebutkan, tugas wakil bupati saat ini yaitu menangani pandemi Covid-19 yang hingga saat ini belum selesai.
Selain itu, wakil bupati pun harus sama-sama memiliki tekad untuk mempercepat pemulihan ekonomi.
“Saya dan Ibu Ayu (Wahyu Tjiptaningsih) akan melaksanakan semua itu. Ini artinya, tugas sebagai pemimpin daerah berbagi,” kata Imron seusai pelantikan sejumlah kepala daerah.
Imron mengatakan, meskipun Kabupaten Cirebon sudah masuk ke dalam zona oranye penyebaran Covid-19, namun sembilan kecamatan yang ada masih berstatus zona merah atau risiko tinggi.
“Ini adalah tugas berat yang harus diselesaikan untuk keselamatan masyarakat,” katanya.
Usai pelantikan, Ayu pun dimandati sejumlah amanah oleh Gubernur agar kedepannya sebagai Wabup bisa menangani permasalahan di Kabupaten Cirebon dari berbagai sektor.
Salah satu tantangan utama didepan mata yakni dalam menangani pandemi Covid-19 serta melakukan penanggulangan ekonomi.
Ayu pun mengaku, dirinya enggan adanya matahari kembar atau dobel kepemimpinan sehingga dirinya siap dan loyalitas penuh kepada Bupati.
“Mudah mudahan kehadiran saya sebagai Wabup bisa membantu dalam mendorong percepatan pembangunan di Kabupaten Cirebon. Saya janji dan siap berkoordinasi dengan Bupati, Legislatif dan ASN. Bagaimanapun tupoksi Wabup, kinerjanya dalam membantu Bupati,” ungkap Ayu usai pelantikan. (Ghofar)








Tinggalkan Balasan