KOTA CIREBON, (FC).- Setelah bertahun-tahun bertahan di bawah atap rapuh yang nyaris roboh, Sri Puspitasari (67) akhirnya bisa bernapas lega.

Rumah tua peninggalan orang tuanya yang berada di Gang Pulo Kaca RT 02 RW 08 Nomor 41, Kelurahan Pekalipan, Kecamatan Pekalipan, Kota Cirebon, dipastikan segera direnovasi oleh Polres Cirebon Kota.

Selama ini, Sri bersama suaminya, Hadiyanto (53), menjalani hari-hari penuh kecemasan di gang sempit kawasan Pekalipan.

Atap rumah mereka telah runtuh, kayu-kayu penyangga lapuk dimakan usia, dan genting berjatuhan setiap kali hujan deras disertai angin kencang menerpa.

Rumah tersebut bukan sekadar tempat berteduh, melainkan warisan orang tuanya yang terakhir kali direnovasi pada 1974.

Sejak saat itu, bangunan tersebut tak pernah lagi mendapat perbaikan berarti. Seiring waktu, kondisinya terus memburuk hingga nyaris roboh, memaksa pasangan lansia itu hidup di tengah ancaman keselamatan.

Harapan akhirnya datang melalui program bedah rumah yang difasilitasi kepolisian. Ketua RW 08, Adi Gumelar (41), menyampaikan bahwa proses perbaikan akan diawali pada Jumat (27/2/2026) dengan pembersihan barang-barang milik Sri.

Untuk sementara waktu, Sri akan dipindahkan ke tempat yang lebih aman hingga renovasi selesai.

“Insya Allah segera dimulai. Hari Jumat dilakukan pembersihan terlebih dahulu. Ibu Sri juga akan dipindahkan sementara sampai rumahnya selesai diperbaiki,” ujar Adi.

Proses rehabilitasi ditargetkan rampung pada 4 Maret 2026. Bantuan tersebut diharapkan mampu mengubah rumah yang selama ini nyaris roboh menjadi hunian yang layak, kokoh, dan aman ditempati.

Kapolres Cirebon Kota, AKBP Eko Iskandar, membenarkan rencana rehabilitasi tersebut. Ia memastikan pekerjaan telah dimulai dan ditargetkan selesai sesuai jadwal.

“Betul mas, semua hari ini (Jumat) kerjanya,” ujar AKBP Eko.

Ia menambahkan, rumah tersebut rencananya akan diresmikan secara serentak oleh Kepolisian Negara Republik Indonesia saat kunjungan ke Polda Jawa Barat.

“Rencananya diresmikan oleh Kapolri serentak saat kunjungan ke Polda Jawa Barat,” pungkasnya.

Bagi Sri, kabar ini menjadi secercah cahaya setelah puluhan tahun hidup dalam keterbatasan. Kini, ia menatap hari esok dengan harapan baru menempati rumah yang tak lagi mengancam keselamatannya, melainkan benar-benar menjadi tempat pulang yang nyaman dan menenangkan. (Agus)