Rumah Sakit Nelayan Gotong Royong Akan Menjadi Rumah Sakit Tipe D
KAB. CIREBON, (FC).- Rumah sakit tanpa kelas Mega Gotong Royong yang berlokasi di kawasan Pelabuhan Perikanan Ikan (PPI) Pantai Baro, Desa Gebangmekar, Kecamatan Gebang, Kabupaten Cirebon yang sejak didirikan pada tahun 2013 silam, masih belum bisa memaksimalkan pelayanan layaknya rumah sakit pada umumnya karena hanya melayani masyarakat berobat dari pukul 08.00 sampai pukul 13.00 WIB.
Atas kondisi tersebut, DPP PDI Perjuangan akan merehab total RS Mega Gotong Royong dan meningkatkan kelas menjadi RS tipe D.
Selain itu, RS Mega Gotong Royong akan berubah wahah dari awalnya menghadap ke pantai, bangun baru RS Mega Gotong Royong berubah akan pindah lahan menghadap jalan lingkar PPI Gebang.
Ketua Bidang Kesehatan DPP PDI Perjuangan, dr Ribka Tjiptaning saat meninjau persiapan kegiatan rehab RS Mega Gotong Royong Gebang, Sabtu (31/5) mengungkapkan, rencana pembangunan RS tipe D tersebut, saat ini menunggu permasalahan lahannya.
Lanjutnya, untuk lahannya sendiri tepat berada di belakang RS Gotong-royong yang lama, akan tetapi bangunan yang lama masih bisa difungsikan sambil menunggu pembangunan rumah sakit yang baru selesai.
“Jadi sementara kita masih fungsikan bangunan lama, sambil nunggu pembangunan RS tipe D selesai, ya pelan pelan kita upgrade sampai semua hal terselesaikan, ” ungkapnya.
Ia pun menjelaskan, bangunan rumah sakit terdahulu nantinya akan dimanfaatkan untuk Balai Latihan Kerja (BLK) untuk melatih masyarakat sekitarnya.
Adapun pelatihan tersebut, meliputi pengetahuan ketenagakerjaan atau tentang kesehatan, sehingga masyarakat disini nantinya bisa memiliki penghasilan yang cukup serta memiliki pengetahuan tentang kesehatan.
“Semoga keberadaan Rumah Sakit tipe D ini nantinya masyarakat khususnya nelayan gebang bisa mendapatkan layanan kesehatan yang baik, dan adanya BLK ini kita akan menyalurkan tenaga kerja yang lebih baik, sehingga dapat meningkatkan perekonomian masyarakat disini,” terangnya.
Kepastian pembangunan RS Gotong-royong ini pun ditegaskan oleh wakil Bendahara Umum Bidang Internal, Rudiyanto Tjen,
Ia menyebut di lahan seluas 1900 m² nantinya akan dbangun RS Gotong-royong tipe D, dimana nantinya rumah sakit tersebut bisa merawat pasien dengan diagnosa penyakit ringan.
“Jadi selain bisa meringankan beban masyarakat khususnya para nelayan, ini juga bisa membantu pemerintah daerah, karena tidak harus pasien itu dirawat di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD),” ungkapnya.
Sementara anggota Komisi IV DPR RI, Rokhmin Dahuri, mengungkapkan bahwa rencana pembangunan atau pengoperasian rumah sakit ini merupakan bagian dari upaya untuk meningkatkan kualitas hidup warga Cirebon Timur, terutama nelayan yang sering menghadapi risiko kesehatan akibat pekerjaannya.
“Dengan adanya rumah sakit ini, diharapkan warga Cirebon Timur dapat mengakses pelayanan kesehatan yang berkualitas tanpa harus khawatir tentang biaya, maupun jarak tempuhnya,” katanya.
Dan rencana pembangunan rumah sakit ini, diharapkan dapat menjadi solusi bagi warga Cirebon Timur yang selama ini kesulitan mengakses pelayanan kesehatan yang berkualitas.
“Dengan adanya rumah sakit ini, diharapkan warga Cirebon Timur dapat hidup lebih sejahtera dan sehat,” katanya.
Ia menyatakan bahwa akses ke rumah sakit yang jauh menjadi salah satu permasalahan yang dihadapi oleh warga Cirebon Timur.
Oleh karena itu, dengan rencana pembangunan RS Gotong-royong ini berharap dapat meningkatkan kualitas hidup warga Cirebon Timur dan memberikan mereka akses yang lebih baik ke pelayanan kesehatan.
“Saya ingin warga Cirebon Timur, khususnya warga Gebang dan nelayan Gebang, dapat hidup sejahtera dan kesehatannya dijamin oleh negara. Oleh karena itu, saya akan memfungsikan kembali Rumah Sakit Mega Gotong Royong dan Membangun fasilitas kesehatan yang baru di Gebang untuk memberikan pelayanan kesehatan yang lebih baik kepada mereka,” kata Rokhmin.
Selain itu rencana pembangunan RS Gotong-royong ini pun dirasakan sangat strategis lantaran saat ini sedang dilaksanakan pembangunan jalan lingkar oleh Pemerintah Kabupaten Cirebon tepat di depan Rumah sakit Mega Gotong-royong ini.
“Jadi ini pun bisa sebagai solusi atasi jauhnya akses ke rumah sakit daerah yang selama ini dikeluhkan masyarakat di pesisir pantura gebang ini, ” terangnya.
Sebagai bentuk perhatiannya terhadap kesejahteraan nelayan, PDI- P melalui , berencana membangun kembali Rumah Sakit Gotong Royong Gebang, Kabupaten Cirebon.
Sebagai wakil rakyat, Ia sangat perihatin dengan kondisi warga Cirebon Timur, khususnya nelayan di Pantura. Akses ke rumah sakit yang jauh membuat mereka kesulitan mendapatkan pelayanan kesehatan yang memadai. (Nawawi)








Tinggalkan Balasan