KAB. CIREBON, (FC).- Bagaimana ingin memberikan rasa aman kepada penghuninya, kalau kondisi rumah amannya tidak memberikan rasa aman untuk ditempati.

Seperti yang dialami Rumah Aman Pusat Pelayanan Terpadu Pemberdayaan Perempuan dan Anak (P2TP2A) di Kelurahan Kaliwadas, Kecamatan Sumber yang kondisi atapnya sudah roboh dan gentengnya banyak yang bocor.

“Peran Rumah Aman ingin kita maksimalkan, karena tren kekerasan seksual di Kabupaten Cirebon dari tahun ke tahun selalu meningkat. Dan kondisi Rumah Aman ini kondisinya sangat memprihatinkan padahal secara kondisi sangat menguntungkan karena memiliki lahan yang luas dekat dengan kantor kelurahan,” ujar Anggota DPR RI Komisi VIII, Selly Andriyani Gantina usai kunjungan ke Rumah Aman tersebut, Selasa (9/6).

Selain itu juga Selly berharap penanganan kasus kekerasan seksual maupun yang lainnya bukan hanya peran serta DPPKBP3A saja namun Dinas Sosial, Puskesmas, stakeholder yang lainnya dan LSM sehingga penanganan kekerasan seksual ini bisa disepakati baik oleh P2TP2A serta aparat penegak hukum.

“Standar Rumah Aman juga harus diperhatikan karena jika melihat kondisi saat ini jauh dari standar. Dan kondisi ini harus diperjelas status asetnya agar bisa mendapatkan bantuan untuk revitalisasi Rumah Aman ini,” kata Selly.