KAB. CIREBON, (FC).- Penantian panjang masyarakat Kecamatan Waled, Kabupaten Cirebon yang berharap adanya perbaikan jalan di ruas jalan Sindanglaut – Pabuaran tepatnya di antara Desa Cibogo – Desa Cikulak Kecamatan Waled, akhirnya bisa merasa lega seteah ada upaya perbaikan dengan melakukan pemadatan dan pemerataan jalan, dan akan disusul dengan rigit pavament yang akan dilaksanakan selesai idulfitri tahun ini.

Hal itu mencuat saat kunjungan anggota Komisi IV DPR RI Fraksi PDI Perjuangan, Ono Surono bersama Wakil Bupati Cirebon, Hj Wahyu Tjiptaningsih saat melakukan kunjungan kerja ke Desa Cibogo, Kamis (6/4).

Menurut Ono Surono, kedatangannya langsung ke Desa Cibogo berawal dari status Instagram dirinya yang mendapat komentar dari warga, bahwa jalan Sindanglaut – Pabuaran terutama yang berada di antara Desa Cibogo dan Desa Cisaat kondisinya rusak berat dan perlu perhatian dari pemerintah, hari ini dirinya mendatangi langsung melihat kondisi jalan tersebut dengan didampingi Wakil Bupati Cirebon, Hj Wahyu Tjiptaningsih.

“Kita melihat secara langsung kondisi jalan dimaksud, meskipun saat ini sudah ada upaya dilakukan penambalan jalan, setidaknya membuat jalan lebih baik dan juga untuk menghindari terjadinya kecelakaan, jalur ini rencananya akan dilakukan peningkatan jalan dengan rigit pavament,” jelasnya.Masih menurut Ono, secara umum jalan-jalan di wilayah Kabupaten Cirebon banyak mengalami kerusakan yang cukup parah, hal itu dimaklumi karena pada tahun anggaran 2021 hingga 2022 terjadi recofusing anggaran yang dialihkan untuk penanganan Covid-19, sehingga di tahun anggaran 2023 ini harus dibuat konsep kembali dan juga harus ada dorongan anggaran baik dari kabupaten, provinsi maupun pusat.

“Kita sambil menunggu bupati pulang umroh, nanti akan membahas rencana tindak lanjut ke depan terkait kondisi jalan-jalan yang ada di wilayah Kabupaten Cirebon bersama wakil wilayah Kabupaten Cirebon yang ada di Provinsi Jawa Barat,” terangnya.

Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (PUTR) Kabupaten Cirebon, Iwan Rizki menjelaskan, bahwa ada 564 ruas jalan yang menjadi kewenangan Pemerintah Kabupaten Cirebon, di mana total keseluruhan panjangnya adalah 1.243 KM, dan dari angka tersebut Jalan dalam kondisi baik sepanjang 1.043 KM dan ada 160 KM jalan dalam kondisi rusak berat.

Kondisi tersebut terjadi akibat anggaran penanganan jalan terkena refocusing hingga 80 persen, dijelaskannya bahwa pada tahun anggaran 2022 anggaran perbaikan jalan sebesar Rp250 miliar, menurut dia, sebenarnya bisa untuk menyelesaikan persoalan kondisi jalan yang rusak tersebut, akan tetapi karena kena refocusing hingga 80 persen.

“Maka puncak kerusakan terjadi di tahun 2023 di mana anggaran yang dibutuhkan untuk total penyelesaian penanganan jalan rusak yang ada di Kabupaten Cirebon itu sebesar Rp550 miliar, tetapi anggaran yang ada hanya Rp109 miliar.Lanjut menurut Kadis PUTR, untuk jalur Sindang – Pabuaran sendiri dari total panjang 14,1 KM dan dengan lebar 5 sampai 7 meter, yang masuk dalam kondisi baik itu sepanjang 9 KM, sementara 5 KM masih dalam kondisi rusak berat. Pada tahun anggaran 2023 ini Dinas PUTR Kabupaten Cirebon hanya mampu melakukan perbaikan untuk 1.436 meter di antaranya untuk titik dari Desa Cibogo – Cikulak sepanjang 880 meter dan di titik Desa Cisaat sepanjang 550 meter.

“Munculnya Inpres untuk perbaikan jalan Kabupaten dalam beberapa minggu lalu,  Dinas PUTR Kabupaten Cirebon telah mengajukan anggaran perbaikan untuk 33 ruas jalan dengan total pengajuan Rp330 miliar, semoga bisa direalisasi tahun ini,” harap Iwan. (Nawawi)