Resahkan Warga, Polres Ciko Amankan 24 Preman
KOTA CIREBON,(FC). – Polres Cirebon Kota menunjukkan komitmennya dalam memberantas premanisme yang meresahkan masyarakat.
Dalam operasi yang digelar pada Jum’at (23/5) kemarin, sebanyak 24 orang yang terindikasi sebagai preman berhasil diamankan dari beberapa lokasi.
Kapolres Cirebon Kota, AKBP Eko Iskandar mengatakan, operasi ini digelar setelah mendapat laporan dari masyarakat serta survei dari anggota satgas anti premanisme.
“Kami mengamankan 24 orang yang terindikasi sebagai preman yang berasal dari beberapa lokasi. Dari masing-masing orang yang kita amankan akan kita identifikasi,” katanya, Sabtu (24/5).
Dari hasil operasi tersebut, petugas berhasil menyita sejumlah barang bukti berupa tiket palsu, kemudian pil edaran farmasi tanpa izin jenis tramadol.
Ada juga beberapa orang yang kedapatan masih terpengaruh minuman keras dan obat-obatan.
“Selanjutnya kita akan lakukan cek urin dari semua orang yang diamankan. Tiket palsu ini digunakan calo untuk memaksa penumpang untuk membeli secara ilegal, kami juga menemukan obat-obatan farmasi tanpa izin. Ini sangat meresahkan sehingga kami lakukan penindakan,” ujarnya.
Ia menegaskan, dari tindakan yang mengandung unsur intimidasi, pemaksaan, pungli, atau kekerasan akan diproses secara hukum.
Sementara bagi pelaku yang tidak terbukti melakukan pelanggaran hukum, tetap akan didata dan diberikan pembinaan.
“Operasi ini menyasar empat titik lokasi. Kami bagi menjadi dua tim untuk menyisir lokasi rawan tindakan premanisme. Tujuannya untuk memastikan masyarakat Kota Cirebon merasa aman dan bebas dari premanisme,” tegasnya.
Ia juga menghimbau kepada masyarakat agar tidak takut untuk melaporkan jika mengalami atau mengetahui aksi premanisme di sekitarnya.
“Kami akan merahasiakan identitas pelapor. Premanisme, baik individu maupun kelompok, tidak akan kami beri ruang di Cirebon. Termasuk debt collector yang menyita kendaraan secara paksa dijalan, juga akan kami tindak,” pungkasnya.(Frans)








Tinggalkan Balasan