“Kedua rumah yang mengalami rusak tersebut diantaranya 2 rumah berada di Blok Kliwon Dusun 5 RT 01 RW 010 dan dua rumah lagi nya disertai warga yang mengalami luka ringan di Blok Wage Dusun 4 RT 03 RW 08,” jelas Eman.

Eman menjelaskan, hujan dengan intensitas tinggi yang disertai angin kencang diprediksi masih akan terjadi sampai awal bulan Oktober yang akan datang.

Maka pihaknya menghimbau kepada masyarakat agar menghindari atau memarkirkan kendaraannya dibawah pohon, kemudian jika tempat tinggal yang dihuni sudah tidak layak agar menghindari untuk tidak ditempati sementara waktu.

“Cari tempat yang aman untuk sementara waktu. Karena info dari BMKG angin kencang melanda Kabupaten Cirebon ini diprediksi sampai awal bulan Oktober,” kata Eman.

Sementara itu, Camat Karangsembung, Sukana mengatakan, kejadian sekitar pukul 14.00 WIB. Pada pukul tersebut Kecamatan Karangsembung diguyur hujan lebat dengan disertai angin kencang. Yang mengakibatkan puluhan rumah warga rusak, diantaranya empat rumah warga rusak berat dan satu warga mengalami luka ringan.

“Pihaknya langsung koordinasi dengan BPBD Kabupaten Cirebon. Setelah diinventarisasi ada yang hanya atapnya rusak dan ada juga yang tembok rumahnya roboh menimpa rumah yang lainnya. Diperkirakan kerugian mencapai ratusan juta,” kata Sukana.