KAB. CIREBON, (FC).- Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) membawa dampak positif tersendiri bagi pekerja di bidang ekspedisi.

PPKM memungkinkan kurir untuk mendapat pemasukan lebih selama pandemi.

Hal itu disampaikan oleh Hazim Dailami, leader di Staging Store Anteraja Semplo Palimanan ketika diwawancarai pada Kamis (19/8).

Ia mengungkapkan, adanya PPKM membuat para pegawai lebih banyak membawa paket untuk diantarkan.

Hal ini berkaitan dengan insentif yang diberikan apabila berhasil memenuhi target.

“Kalo dampak positif banyak, karena lagi pandemi gini, semua kurir itu yang tadinya bawa paket sedikit, karena orang dirumahkan, semuanya beli online. Makanya sekarang parsel lagi banyak,” ujar Hazim kepada FC.

Hazim menambahkan, PPKM juga membuka lapangan kerja bagi masyarakat yang ingin mendaftar.

Pandemi membuat perusahaan membuka lowongan dikarenakan jumlah paket yang terus bertambah.

Hazim menambahkan, perusahaan pun tidak mengurangi jumlah karyawan mereka.

“Untuk masalah pengurangan karyawan malah enggak ada, malah ditambah. Masalah insentif juga mereka dapat semua, karena itu target, dan targetnya nyampe terus,” jelasnya.

Meski demikian, PPKM turut membawa dampak negatif di beberapa hal.

Selama masa PPKM para kurir terkadang mengalami kendala dalam mengirimkan paket.

Hal itu dikarenakan adanya penutupan di sebagian titik jalan yang memaksa kurir mencari jalan lain.

Kurir yang mengambil jalan memutar otomatis membuat bensin lebih banyak terkuras.

Ia menambahkan saat berhadapan dengan penutupan jalan, kurir harus memutar lebih jauh untuk dapat mengantarkan paket.

“Dampak negatifnya itu banyak jalan yang ditutup kan, jadinya mobilisasinya kurang. Harusnya bisa ke jalan yang biasanya, ini malah ditutup dan harus muter lagi dan makan bensin lebih banyak. Terus, yang harusnya terkirim lebih cepat, ini jadi lebih lama,” tambahnya.

Hazim menyatakan dampak negatif ini masih bisa ditangani oleh para kurir. Mereka mendapatkan tunjangan bensin dari perusahaan.

Hal ini membuat masalah bensin menjadi teratasi. (Faqi/Job/FC)