POSSI Kota Cirebon Perketat Protokol Kesehatan Dalam Event Kejuaraan
Warning: Attempt to read property "post_excerpt" on null in /home/slawipos/tintabiru.com/wp-content/themes/liputanwp/template-parts/single/single-desktop.php on line 79
KOTA CIREBON, (FC).- Persatuan Olahraga Selam Seluruh Indonesia (POSSI) Kota Cirebon perketat protokol kesehatan dalam event Kejuaraan Selam antar Pengurus Cabang (PengCab) Se-Jawa Barat yang dilaksanakan di kolam renang Catherine Surya selama 2 hari sejak 7 sampai 8 Desember 2020.
Hal ini diungkapkan oleh Ketua Cabang Olahraga (Cabor) POSSI Kota Cirebon Nurhayat.
Menurutnya, ini merupakan event kejuaraan selam pertama kategori nomor kolam selama Covid-19 melanda, dan kegiatan ini akan dijadikan sebagai tolak ukur kedepannya.
Nurhayat dan tim panitia lainnya perketat aturan protokol kesehatan dengan mewajibkan peserta yang akan turun memiliki bukti hasil rapid maupun tes usap.
Peserta pun dibatasi. Setiap pengcab hanya 10 orang atlet yang terdiri perempuan dan laki-laki, dengan total 178 atlit dari 18 Pengcab di Jawa Barat.
“Bukan hanya itu saja, tapi kita pun lakukan penyemprotan dari sebelum dimulai, yang pada setiap sesi ada penyemprotan di keseluruh venue (tempat),” ujar Nurhayat.
Penyemprotan dimulai dari halaman atau tempat parkiran, papan loncat, hingga tribun tempat duduk penonton.
Ketika, peserta masuk pun diwajibkan cuci tangan, cek suhu tubuh, juga orang tua atlit yang datang untuk mendukung, tak diperkenankan masuk untuk mendukung secara langsung.
“Hanya Atlit, Official, manajer, dan pelatih yang diperkenankan karena, orang tua mendukung itu tidak prioritas. Namun, ketika tribun dalam kondisi kosong maka pendukung diperbolehkan masuk,” ungkapnya.
Bahkan, sambung Nurhaya, atlit yang telah selesai bermain pun diarahkan untuk menunggu di luar area kolam renang guna menghindari adanya kerumunan dan klaster baru.
“Atlit yang sudah bermain dipastikan berada diluar area,” katanya.
Sementara itu, atlit kelas 8 SMP asal Pengcab Tasikmalaya, Nastasya mengungkapkan, kejuaraan ini sudah bagus dan cukup ketat juga tindakan panitia dalam masalah protokol kesehatan. (Sarrah/Job/FC)








Tinggalkan Balasan