KAB. CIREBON, (FC).- Upaya Polresta Cirebon dalam menciptakan lingkungan yang aman dan kondusif bagi generasi muda. Kapolresta Cirebon, Kombes Pol Sumarni menggalakkan patroli jam malam bagi pelajar di wilayah Kabupaten Cirebon.

Salah satu titik kegiatan berlangsung di Desa Cipeujeuh Kulon, Kecamatan Lemahabang, pada Selasa (10/6) malam. Dalam kegiatan tersebut, Kapolresta tidak hanya mengedukasi para pelajar yang kedapatan masih berada di luar rumah pada malam hari, tetapi juga memberikan semangat dan tantangan bagi para kepala desa untuk membangun lingkungan desa yang tertib dan bersih dari berbagai bentuk gangguan kamtibmas.

Dalam keterangannya, Kombes Pol Sumarni menyampaikan, bahwa pihaknya ingin menjadikan desa-desa di Kecamatan Lemahabang sebagai contoh dalam menciptakan lingkungan yang aman dari narkoba, geng motor, kenalakan remaja, dan berbagai bentuk pelanggaran hukum lainnya.

“Kami bertemu dengan para Kuwu (kepala desa), BPD, dan warga masyarakat untuk memberikan pesan-pesan kamtibmas. Kami menantang seluruh kepala desa di Lemahabang untuk aktif membangun desanya — mulai dari menata kebersihan, mengaktifkan ronda malam, hingga memastikan generasi muda di desanya terbebas dari bahaya narkoba dan kenakalan remaja,” ujar Kapolresta Cirebon.

Tak hanya sekadar himbauan, patroli malam yang dilakukan pun menjadi bagian dari edukasi langsung. Dalam perjalanan menuju Desa Cipeujeuh Kulon, tim patroli mendapati sejumlah pelajar yang masih berada di luar rumah pada jam malam. Mereka pun dihampiri, diberi pemahaman, dan diarahkan untuk segera pulang.

“Kami juga mengingatkan orang tua yang kebetulan kami temui, agar menjaga anak-anak mereka. Anak-anak di bawah umur sebaiknya tidak keluyuran malam, lebih baik istirahat atau membantu orang tua di rumah,” tambahnya.

Kapolresta menekankan bahwa generasi muda adalah harapan bangsa, sehingga harus dijauhkan dari pengaruh negatif. Ia berharap para remaja lebih banyak menghabiskan waktu di rumah, sekolah, atau kegiatan positif lainnya yang membangun masa depan.

“Kami ingin anak-anak muda bisa membangun desanya. Kami ingin mereka tumbuh menjadi orang-orang hebat, bukan justru terjebak dalam pelanggaran hukum,” tegas Sumarni.

Langkah-langkah seperti patroli jam malam, pembinaan ke desa-desa, dan keterlibatan aktif masyarakat dianggap sebagai strategi jangka panjang untuk menciptakan keamanan yang berkelanjutan. Dengan kerja sama antara aparat, kepala desa, dan warga, harapan akan terwujudnya Kabupaten Cirebon yang aman, tertib, dan maju semakin dekat.

Kegiatan tersebut disambut positif oleh kepala desa setempat. Kuwu Cipeujeuh Kulon, Lili Mashuri mengungkapkan apresiasinya terhadap pendekatan yang dilakukan oleh kepolisian. Ia menyebut bahwa kunjungan dan patroli dari Kapolresta memberikan dampak besar terhadap kesadaran masyarakat desa.

“Ini luar biasa bagi kami. Kehadiran Bu Kapolresta memberi bimbingan langsung kepada kami, agar desa bebas dari premanisme, geng motor, dan kenakalan remaja. Kami juga mendapatkan tantangan untuk menciptakan desa yang bersih dan berkualitas. Ini menjadi motivasi bagi kami semua,” ujar Lili.

Ia menambahkan bahwa ada lima desa di wilayah Kecamatan Lemahabang yang akan segera menindaklanjuti tantangan yang diberikan, termasuk dalam hal penguatan keamanan lingkungan dan pemberdayaan pemuda. (Nawawi)