Selain melakukan pengecekan kendaraan kata Fahri, pihaknya juga memeriksa kesehatan para pengemudi, karena mereka harus dalam kondisi prima ketika mengendarai bus maupun travel.

Menurutnya para pengemudi juga dilakukan tes urine, agar bisa diketahui apakah mereka mengonsumsi narkoba, obat terlarang, atau minuman keras.

Dari hasil pengecekan mereka dipastikan tidak mengonsumsi obat-obatan maupun minuman keras, sehingga para pengemudi diperbolehkan melanjutkan perjalanan.

“Pengecekan sampai mendekati mudik lebaran, kita akan terus melakukan pengujian kendaraan dan juga pengemudi,” katanya.

Tidak hanya secara langsung, pihaknya juga melakukan pengecekan melalui aplikasi, agar keselamatan masyarakat atau penumpang bisa terjamin. (Agus Sugianto)