MAJALENGKA, (FC).– Sejumlah korban kecelakaan lalu lintas yang masih menjalani perawatan di RSUD Cideres, Majalengka, mendapat pendampingan khusus dari jajaran Polres Majalengka, Rabu (25/3).

Bukan untuk kepentingan penyelidikan, kehadiran polisi kali ini membawa misi berbeda, yakni memulihkan trauma para korban pascakecelakaan.

Anggota Bagian SDM Polres Majalengka, Ipda Ade bersama personel Sie Dokkes Ipda Dony Arivanto turun langsung memberikan trauma healing kepada para korban di ruang perawatan.

Di tengah suasana rumah sakit, keduanya terlihat menyapa korban satu per satu, mengajak berbincang, hingga memberikan dukungan moral agar para korban lebih tenang menjalani proses pemulihan.

Pendekatan yang dilakukan pun tidak kaku. Polisi mencoba membangun suasana hangat agar korban perlahan bisa mengurangi rasa takut dan cemas setelah mengalami peristiwa kecelakaan.

Ipda Dony Arivanto mengatakan, trauma healing menjadi bagian penting dalam proses pemulihan korban, tidak hanya dari sisi fisik, tetapi juga mental.

“Kami berharap para korban bisa merasa lebih tenang, nyaman, dan punya semangat untuk pulih,” ujarnya.

Sementara itu, Ipda Ade menambahkan, kehadiran polisi di tengah korban diharapkan mampu memberikan rasa aman sekaligus dukungan emosional.

Menurutnya, peran Polri tidak hanya sebatas penanganan hukum, tetapi juga menyentuh sisi kemanusiaan, terutama saat masyarakat sedang mengalami musibah.

Kegiatan ini pun mendapat respons positif dari korban maupun keluarga. Mereka mengaku terbantu dengan perhatian dan dukungan yang diberikan.

Diberitakan sebelumnya, kecelakaan maut yang melibatkan Isuzu Elf Microbus terjadi di wilayah Cingambul, Kabupaten Majalengka merenggut banyak korban. Dari 21 penumpang, 6 orang meninggal dunia, 15 orang lainnya luka berat dan ringan. (Munadi)