KAB.CIREBON, (FC).- Pemerintah Kabupaten Cirebon terus memperkuat komitmen membangun birokrasi yang profesional, inovatif, dan berorientasi pelayanan publik.

Salah satu langkah nyata dilakukan melalui ajang Seleksi PNS Berprestasi Tahun 2026 yang menjadi ruang apresiasi bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) dengan kinerja unggul serta mampu menghadirkan perubahan positif bagi organisasi dan masyarakat.

Melalui ajang tahunan tersebut, Pemkab Cirebon mendorong lahirnya budaya kerja kompetitif di kalangan ASN, sekaligus memberikan penghargaan kepada pegawai yang memiliki kreativitas, inovasi, dan dedikasi dalam menjalankan tugas pemerintahan.

Pada tahun ini, sebanyak 63 ASN berhasil lolos seleksi administrasi dan mengikuti tahapan penilaian dalam tiga kategori, yakni Inspiratif, Inovatif, dan The Future Leader.

Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kabupaten Cirebon, Ade Nugroho Yuliarno, mengatakan PNS Berprestasi merupakan program rutin yang dirancang untuk meningkatkan motivasi ASN dalam menciptakan kinerja terbaik.

“Seleksi PNS Berprestasi ini dilaksanakan setiap tahun. Untuk tahun ini pesertanya cukup banyak, total peserta yang lulus seleksi administrasi ada 63 orang,” ujar Ade, Senin (17/8).

Menurutnya, proses seleksi dilakukan secara berjenjang dan objektif. Setelah lolos administrasi, para peserta mengikuti tahapan Computer Based Test (CBT) serta penyusunan makalah.

Dari hasil seleksi tersebut, peserta terbaik kemudian masuk dalam lima besar untuk mengikuti tahapan presentasi dan wawancara di hadapan tim penilai.

“Dari lima besar itu kemudian ditentukan tiga terbaik pada masing-masing kategori,” jelas Ade.

Ia menjelaskan, penilaian tidak hanya melihat ide atau gagasan yang dimiliki peserta, tetapi juga mengukur sejauh mana inovasi tersebut memberikan dampak nyata terhadap peningkatan kinerja organisasi maupun pelayanan kepada masyarakat.

“Inovasi yang dinilai adalah inovasi yang sudah berjalan. Kita melihat dampaknya, apakah memberikan pengaruh terhadap kinerja organisasi maupun pelayanan publik,” katanya.

Melalui program tersebut, Pemkab Cirebon berharap ASN semakin terpacu untuk beradaptasi dengan perubahan, menghadirkan terobosan, serta memberikan solusi atas berbagai kebutuhan masyarakat.

Selain memperoleh penghargaan dan uang pembinaan, ASN yang berhasil menjadi PNS Berprestasi juga mendapatkan tambahan poin dalam sistem talent box yang menjadi salah satu bagian dalam pengembangan karier ASN.

“PNS Berprestasi ini menjadi motivasi bagi ASN lainnya agar terus meningkatkan kualitas kerja. Penghargaan ini juga berkaitan dengan pengembangan karier melalui tambahan poin dalam talent box,” ungkap Ade.

Ia berharap seluruh ASN di lingkungan Pemkab Cirebon menjadikan ajang tersebut sebagai pemacu untuk terus berinovasi dan memberikan pelayanan terbaik.

“Harapannya seluruh ASN memiliki motivasi dan semangat untuk terus berkreasi, membantu pemerintah daerah mencapai visi dan misi, terutama dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” tuturnya.

Dalam Seleksi PNS Berprestasi Kabupaten Cirebon Tahun 2026, penghargaan diberikan kepada ASN terbaik dari tiga kategori.

Pada kategori Inspiratif, juara pertama diraih Yuyun Wahyu Wardhana, disusul Yati Fironike, sebagai juara kedua, dan Shinta Rengganis sebagai juara ketiga.

Kategori Inovatif menempatkan Musfiq Amrullah sebagai juara pertama. Posisi kedua diraih Anan Wahid Hidayanto, sementara juara ketiga diraih Yadie Syarief Hidayat.

Sedangkan kategori The Future Leader, juara pertama diraih Hafid Sunandar, juara kedua Rahmat Hidayat, dan juara ketiga Nabiilah Ayufikriyah.

Ade Nugroho juga menyampaikan apresiasi kepada sejumlah pihak yang turut mendukung keberhasilan kegiatan tersebut, termasuk CV Independent Furniture, CV Home Fashions Indonesia, dan CV Fortune Enterprise yang memberikan hadiah hiburan bagi para pemenang.

Selain memberikan penghargaan kepada ASN berprestasi, Pemerintah Kabupaten Cirebon juga memberikan penghargaan Satya Lencana Karya Satya kepada 149 ASN yang telah mengabdi selama 10, 20, dan 30 tahun.

Penghargaan tersebut diberikan sebagai bentuk apresiasi atas dedikasi dan loyalitas ASN dalam menjalankan tugas pemerintahan.

Secara simbolis, penghargaan Satya Lencana 30 tahun diberikan kepada Iyan Ediyana. Kemudian kategori 20 tahun diberikan kepada Desi Isnaeni Arham, serta kategori 10 tahun diberikan kepada Suwamin.

Melalui berbagai penghargaan tersebut, Pemerintah Kabupaten Cirebon menegaskan komitmennya dalam membangun birokrasi yang adaptif, profesional, dan inovatif.

PNS Berprestasi bukan sekadar ajang kompetisi, tetapi menjadi wadah untuk melahirkan figur ASN teladan yang mampu membawa perubahan dan memperkuat kualitas pelayanan pemerintahan di Kabupaten Cirebon. (Ghofar)