PKK Jatiseeng Kidul Juara, Ekonomi Kader Makin Tumbuh
KAB.CIREBON, (FC).- Keberhasilan pemberdayaan ekonomi keluarga mengantarkan Tim Penggerak (TP) PKK Desa Jatiseeng Kidul, Kecamatan Ciledug, Kabupaten Cirebon, meraih prestasi membanggakan.
Dalam penilaian 10 Program Pokok PKK tingkat Kabupaten Cirebon, TP PKK Desa Jatiseeng Kidul berhasil meraih Juara III.
Capaian tersebut menjadi bukti keberhasilan berbagai program yang dikembangkan kader PKK, khususnya melalui Pokja II dengan program unggulan Gelari Pelangi yang berfokus pada peningkatan ekonomi keluarga dan kemandirian masyarakat.
Ketua TP PKK Desa Jatiseeng Kidul, Lina Lita Sahara Dadang, mengatakan penghargaan tersebut merupakan hasil kerja bersama seluruh kader yang selama ini konsisten menjalankan berbagai program pemberdayaan.
“Alhamdulillah, TP PKK Desa Jatiseeng Kidul berhasil meraih Juara III tingkat Kabupaten. Ini merupakan hasil kerja keras dan kekompakan seluruh kader PKK,” ujar Lina, Kamis (6/8).
Menurutnya, sejumlah program menjadi penopang keberhasilan tersebut, di antaranya pra koperasi, Usaha Peningkatan Pendapatan Keluarga (UP2K), Toko PKK, serta Kampung Mandiri yang terus dikembangkan.
Program pra koperasi yang sebelumnya hanya beranggotakan lima orang dengan modal awal berupa simpanan pokok Rp10 ribu dan simpanan wajib Rp5 ribu, kini mengalami perkembangan signifikan.
Jumlah anggota telah bertambah menjadi sekitar 33 orang dengan total permodalan mencapai lebih dari Rp16 juta.
“Awalnya hanya lima anggota, sekarang berkembang menjadi sekitar 33 anggota dengan modal lebih dari Rp16 juta,” katanya.
Selain pra koperasi, program UP2K juga menunjukkan perkembangan positif. Dari modal awal sekitar Rp2 juta, kini nilai permodalan usaha meningkat hingga sekitar Rp15 juta.
Perkembangan tersebut dinilai mampu mendorong kegiatan ekonomi produktif para kader PKK.
“Modal UP2K terus berkembang dari Rp2 juta menjadi sekitar Rp15 juta,” ungkap Lina.
Meski berbagai program telah berjalan baik, Lina mengakui masih terdapat sejumlah kendala yang perlu mendapat perhatian. Salah satunya adalah belum tersedianya bangunan fisik Toko PKK sebagai pusat pemasaran produk hasil usaha kader.
Saat ini, pemasaran produk masih dilakukan secara daring karena belum memiliki tempat khusus.
Oleh karena itu, pihaknya berharap adanya dukungan Pemerintah Desa Jatiseeng Kidul untuk merealisasikan pembangunan Toko PKK.
“Kami berharap ada dukungan pemerintah desa agar Toko PKK memiliki bangunan fisik sehingga pemasaran produk kader bisa lebih maksimal,” harapnya.
Lina menjelaskan, pengembangan permodalan hingga saat ini masih mengandalkan iuran anggota serta dukungan dari Pemerintah Desa Jatiseeng Kidul.
Namun, peluang menjalin kerja sama dengan pihak ketiga tetap terbuka untuk pengembangan ke depan.
“Untuk saat ini kami masih fokus memperkuat organisasi dan permodalan dari anggota serta pemerintah desa. Ke depan, kerja sama dengan pihak ketiga tetap terbuka,” pungkasnya.
Melalui berbagai program tersebut, TP PKK Desa Jatiseeng Kidul berharap mampu terus meningkatkan peran perempuan dalam penguatan ekonomi keluarga sekaligus menjadi contoh pemberdayaan masyarakat berbasis desa. (Nawawi)








Tinggalkan Balasan