PITI Cirebon Gelar Donor Darah
Warning: Attempt to read property "post_excerpt" on null in /home/slawipos/tintabiru.com/wp-content/themes/liputanwp/template-parts/single/single-desktop.php on line 79
KOTA CIREBON, (FC).- Ketersediaan atau stok darah di PMI Kota Cirebon menipis. Hal ini terjadi karena kemungkinan karena masih pandemi Covid-19.
Selain itu para pendonor belum bisa melakukan donor darah, disebabkan tengah menjalankan ibadah puasa.
Melihat kondisi ini, Perhimpunan Indonesia Tionghoa (INTI) Kota Cirebon tergerak dengan mengerahkan sejumlah anggotanya untuk mendonorkan darahnya.
Hal ini dimungkinkan, sebagian besar anggota INTI tidak melaksanakan puasa.
Ketua INTI Kota Cirebon Andi Riyanto Lie menyampaikan, organisasi yang dipimpinnya merupakan organisasi sosial kemasyarakatan. Yang bersifat kebangsaan, bebas, mandiri, nirlaba, dan non-partisan.
Didirikan pada tanggal 10 April 1999 di Jakarta, Perhimpunan INTI terbuka untuk semua warga negara Republik Indonesia, yang setuju kepada anggaran dasar, anggaran rumah tangga, serta tujuan dari Perhimpunan INTI.
“Kebetulan saya dekat dengan PMI, sehingga mengetahui stok darah menipis. Kemudian dikoordinasikan dengan anggota kami, dan bisa mendapatkan 25 labu darah untuk PMI,” ungkapnya kepada FC, Jumat (7/5).
Kedepannya dia berharap, PMI bisa mengantisipasi stok darah jelang bulan puasa. Bisa mencari pendonor sebanyak-banyaknya, sehingga stok darah selalu aman.
Pihaknya juga bersedia menjadi fasilitator masuk ke gereja-gereja, guna mencari pendonor.
“Kita juga menginformasikan, anggota INTI ini berasal dari semua golongan, suku dan ras. Jadi anggapan INTI adalah organisasi ekslusif adalah tidak benar. Kedepannya bila pandemi Covid-19 berakhir, kegiatan sosial kita akan lebih banyak lagi,” tandasnya. (Agus)








Tinggalkan Balasan