INDRAMAYU, (FC).- Tanaman padi milik petani di Desa Karangasem, Kecamatan Terisi, Kabupaten Indramayu mati tersiram crude oil atau minyak mentah.

Kondisi tanaman padi tercemar menghitam seperti habis terbakar.

“Ini karena pipa bocor milik pertamina EP Zona VII Cemara dan kebocoran pipa sumuran Pertamina,” ucap Ismail pemilik lahan pertanian setempat, Rabu (4/8).

Ismail menyampaikan, bocornya pipa tersebut kemudian langsung dilaporkan ke Polsek terisi,pihak Pertamina langsung datang ke lokasi kejadian dan memperbaiki klem pipa yang bocor.

“Sekarang ini, bocornya pipa sudah selesai diklem,” ungkapnya

Kendati demikian, kata Ismail, pihaknya belum jelas ada ganti rugi atau tidak. Karena hingga siang ini kami belum dapat informasi yang pasti dari pihak pertamina.

Pihaknya sebagai petani merasa hawatir terjadi lagi karena kebocoran ini sudah kali kedua.

“Total lahan persawahan saya seluas 7 meter dan kondisi padinya menghitam karena terkena crude oil atau minyak mentah dari pipa yang bocor,” ungkapnya

Menurut Ismail, penyebab kebocoran tersebut diketahui karena sebagian besar pipa dalam kondisi berkarat atau korosi.

“Pipa pertamina yang bocor merupakan saluran crude oil dari sumur minyak yang berada di wilayah area pengeboran,” pungkasnya. (Agus)