Peringati Hari Sumpah Pemuda, PDIP Gelar Gowes Banteng
Warning: Attempt to read property "post_excerpt" on null in /home/slawipos/tintabiru.com/wp-content/themes/liputanwp/template-parts/single/single-desktop.php on line 79
KAB. CIREBON, (FC).- DPC PDI Perjuangan Kabupaten Cirebon memperingati hari sumpah pemuda ke-93 tahun 2021. Kegiatan tersebut diisi dengan rekrutmen pemuda pelopor, sosialisasi kepada pemilih pemula, klub-klub olahraga dan lainnya, termasuk gowes bersama yang dinamai gowes banteng serta senam massal di halaman sekretariat DPC PDI Perjuangan.
Bendahara DPC PDI Perjuangan Kabupaten Cirebon, Rudiana mengatakan, peringatan hari sumpah pemuda yang ke-93 dengan tema bersatu, bangkit dan tumbuh, generasi muda tentunya di masa pandemi ini diharapkan dengan peran pemuda dapat menggerakkan serta dapat memulihan ekonomi di masa pasca pandemi, dan berharap dengan kegiatan gowes bersama mendapatkan sehat.
“Dengan gowes ini juga ada silaturahmi yang kita jalin, juga kita mendapatkan sehat,” kata Rudiana, Sabtu (30/10).
Rudiana menegaskan, pelaksanaan gowes banteng ini tetap menerapkan protokol kesehatan serta sudah mendapatkan izin dari satgas Covid-19 Kabupaten Cirebon.
“Kita tetap taat dan patuh protokol kesehatan. Karena, meski kasus di Kabupaten Cirebon dan nasional saat sudah landai, namun tetap kita tidak boleh lengah, jangan sampai menjadikan klaster baru,” ucapnya.
Di akhir Rudiana menambahkan, persiapan kegiatan gowes ini serba mendadak yaitu hanya diberikan waktu satu minggu.
“Kita paksakan, alhamdulillah antusias masyarakat yang mengikuti gowes banteng ini banyak sekali. Berharap event gowes seperti ini berkelanjutan agar dapat membantu menumbuhkan imunitas tubuh kita,” tukasnya.
Sementara, Ketua panita peringatan sumpah pemuda DPC PDI Perjuangan Kabupaten Cirebon, Nina Krisnawati menjelaskan, kegiatan peringatan sumpah pemuda yang dilaksanakan DPC PDI Perjuangan ini adalah berdasarkan instruksi dari DPP PDI Perjuangan.
Yang mana, diharapkan PDI Perjuangan dapat diterima oleh masyarakat kalangan pemilih pemula.
“Dengan tagline pemuda pelopor, diharapkan PDI Perjuangan bisa diterima dikalangan masyarakat millenial,” kata Nina.
Diharapkannya juga dengan terselenggaranya beberapa kegiatan seperti rekrutmen pemuda, seni dan olahraga, masyarakat kalangan muda atau millenial ini tidak lagi tabu berfikir untuk berpartai, salah satunya untuk bergabung dengan PDI Perjuangan, yang selama ini mereka anggap bahwa PDI Perjuangan adalah partai politik yang menakutkan.
“Alhamdulillah, antusias mereka bisa mengaktualisasikan diri melalui kegiatan partai yang kami adakan. Mudah-mudahan ini adalah awal baik dan dapat diterima oleh masyarakat kalangan muda,” jelasnya. (Ghofar)








Tinggalkan Balasan