Perhatian Pemkab Kuningan Terhadap Petani Dinilai Masih Minim
Warning: Attempt to read property "post_excerpt" on null in /home/slawipos/tintabiru.com/wp-content/themes/liputanwp/template-parts/single/single-desktop.php on line 79
KUNINGAN, (FC).- Perhatian Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kuningan terhadap bidang pertanian termasuk kepada petani dinilai masih minim. Hal itu tidak sejalan dengan arah pembangunan Kabupaten Kuningan berbasis pertanian dan pariwisata.
Penilaian itu disampaikan, Susanto, selaku anggota Komisi Bidang Perekonomian DPRD Kuningan setelah menggelar reses di beberapa desa di Daerah Pemilihan 5. Keluhan yang dirasakan konstituennya hampir sama yaitu minimnya perhatian pemerintah kepada kemajuan pertanian di Kuningan.
“Turun langsung mendengarkan keluh kesah petani, rata-rata keluhannya belum ada perhatian lebih di bidang pertanian. Ini kontradiksi dengan pemerintah yang selalu menggaungkan Kuningan berbasis pertanian dan pariwisata,” kata Susanto, Senin (6/7)
Ketidakseriusan pemerintah dalam mendukung kemajuan pertanian itu diperparah dengan bantuan benih padi dari Dinas Pertanian Kuningan yang gagal tumbuh. Berdasar informasi warga, lanjut Susanto, pernah ada bantuan benih padi dari Pemkab tetapi ketika ditanam tidak tumbuh sebagaimana mestinya.
Sebagai bukti laporan tersebut pihaknya meminta contoh bibit yang pernah diberikan Pemkab untuk ditindaklanjuti.
“Padahal merek benihnya cukup terkenal. Bukan merek sembarangan. Karena tidak tumbuh ketika disemai, benihnya masih ada dan kami bawa untuk ditindaklanjuti,” tutur politisi PKB ini.
Selain masalah benih, perhatian yang minim juga terjadi dalam pembangunan sarana perairan sawah atau irigasi.
Menurutnya, sejumlah petani yang didatangi langsung ke sawah-sawah menyatakan bahwa petani membutuhkan sistem perairan sawah yang memadai supaya tidak kesulitan ketika musim kemarau.
“Kebetulan reses kali ini saya turun langsung ke sawah bersama warga. Saya lihat kondisi pertanian ternyata sesuai dengan yang mereka keluhkan,” ungkap Susanto.
Selain menerima saran pendapat dari petani, reses yang belum selesai digelarnya itu akan terus dilakukan ke sejumlah wilayah konstituennya. Dia menyebutkan, rencana reses Rabu (8/7), pihaknya akan mendatangi para petani ikan di wilayah Desa Jagara.
Pihaknya akan meminta saran pendapat tentang perkembangan budidaya ikan di wilayah tersebut. “Rabu inysaallah ke Jagara. Di sana ada budidaya ikan yang perlu kami pantau perkembangannya,” kata Susanto.
Dia menerangkan, khusus untuk wilayah Jagara dan Darma pihaknya tidak akan turun sendirian, melainkan akan mengajak Wakil Ketua DPRD Kuningan, H. Ujang Kosasih yang sekaligus merupakan Ketua DPC PKB Kuningan.
Menurutnya, karena dirinya hanya sebatas anggota, kehadiran Wakil Ketua DPRD sangat penting untuk memperkuat aspirasi masyarakat yang diterimanya.
“Saya kan sebagai anggota harus mengenalkan pimpinan ke masyarakat. Insyaallah nanti Wakil Ketua DPRD sekaligus Ketua DPC PKB akan kami ajak,” terangnya.
Susanto membantah, ajakan Wakil Ketua DPRD itu dalam rangka penjajagan menuju pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Kuningan periode berikutnya.
Menurutnya, ajakan tersebut muncul dari kader partai supaya pimpinannya dikenali masyarakat, tidak hanya di Dapil yang bersangkutan yaitu Dapil 3, melainkan ke seluruh wilayah di Kuningan. (Sopandi)








Tinggalkan Balasan