KOTA CIREBON, (FC).- Sebagai salah satu proyek dari Visi Sehati Pasangan Azis-Eti, Lapangan Kebumen diharapkan bisa menjadi salah satu ikon di Kota Cirebon.

Apalagi letaknya berada di kawasan pengembangan Kota Pusaka, disekitarnya terdapat bangunan bersejarah BAT dan Pelabuhan Cirebon.

Namun proyek revitalisasi ini baru separuh jalan, alias belum sepenuhnya bisa diselesaikan. Bahkan, waktu penyelesaian dan anggaraannya pun masih belum jelas.

Proyek yang dimulai pada Oktober 2020 ini menyelesaikan tahap pertamanya pada Januari 2021 dengan anggaran mencapai Rp2,8 miliar dan dikerjakan oleh PT Dinamis Sarana Utama.

Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Kota Cirebon, Syaroni menjelaskan, revitalisasi Lapangan Kebumen tahap kedua baru masuk proses lelang.

Seharusnya dikerjakan pada awal tahun namun karena adanya recofusing atau penyesuaian anggaran terpaksa ditunda.

“Baru mau lelang belum pengerjaan. Tadinya bisa diawal tahun tapi refocusing anggaran,” ungkapnya kepada FC, Senin (8/03).

Proses pengerjaan yang belum lanjut Syaroni, tinggal infrastruktur dan pemasangan lampu. Anggaran yang diajukan senilai 1,5 Miliar dengan target pekerjaan selesai pada tahun ini.

“Iya tinggal sedikit lagi pengerjaanya. Memang harus bertahap menyesuaikan anggaran yang ada,” tuturnya.

Dia berharap Pemkot Cirebon maupun Pemprov Jabar bisa ngalokasikan anggaran untuk tahap kedua atau penyelesaian pengerjaan proyek revitalisasi ini.

Agar nantinya bisa bersanding dengan BAT dan Pelabuhan sebagai kawasan Kota Pusaka. Terkait dengan adanya permintaan untuk dengar pendapat dengan DPRD, pihaknya siap saja.

“Undangan dari DPRD sudah saya terima, tapi katanya waktunya diundur, kita tunggu penjadwalan pertemuan itu,” tandasnya. (Agus)