MAJALENGKA, (FC).-  Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) menjadi momentum untuk meningkatkan kualitas pendidikan dan karakter generasi bangsa. Namun Hardiknas ini menjadi ironi karena masih banyaknya  sekolah di Kabupaten  Majalengka yang rusak dan belum diperbaiki.

“Ya memang di kita, masih banyak gedung SD, SMP  yang rusak dan perlu diperbaiki. Jadi kita telah meverifikasi di lapangan dan  memang masih banyak  sekolah- sekolah yang harus kita perhatikan,” ujar Kepala Dinas Pendidikan  Majalengka, Lilis Yuliasih kepada media selepas upacara peringatan Hardiknas di Lapangan GGM  Majalengka, Selasa (2/5).

Menurut Lilis, kondisi kerusakan  sekolah itu berbeda-beda. Dari yang mengalami kerusakan ringan hingga berat.

“Data di kita ada, database ada (jumlah kerusakan  sekolah), jadi mana yang ringan, sedang, maupun berat,” ucapnya.

Kini,  sekolah- sekolah yang sedang mengalami kerusakan itu tahun ini bakal memasuki tahap perbaikan. Seperti yang telah disampaikan Bupati  Majalengka, bahwa telah menganggarkan puluhan miliar untuk memperbaiki  sekolah- sekolah tersebut.