Pemkab Gandeng UMC untuk Seleksi Akademis Pilwu Serentak
Warning: Attempt to read property "post_excerpt" on null in /home/slawipos/tintabiru.com/wp-content/themes/liputanwp/template-parts/single/single-desktop.php on line 79
KAB. CIREBON, (FC).- Pemkab Cirebon akan mengandeng Universitas Muhammadiyah Cirebon (UMC) untuk melakukan seleksi akademis bagi para bakal calon kuwu. Hal tersebut dilakukan karena ada beberapa desa yang memiliki bakal calon yang lebih dari lima orang.
Bupati Cirebon, Imron Rosyadi mengatakan, seleksi ademis bakal diikuti sedikitnya 19 desa yang tahun ini menggelar pemilihan kuwu serentak, karena memiliki calon lebih dari 5.
“Kita bekerjasama dengan UMC untuk seleksi akademis bagi calon kuwu, diharapkan bisa menghasilkan calon kuwu yang memiliki nilai terbaik,” kata Imron, Selasa (5/10).
Imron mengatakan, pemilihan kuwu sangat berbeda dengan pemilu (pilkada/pileg) lantaran antusiasme masyarakat sangat tinggi. Pemerintah pun meminta kepada aparat keamanan untuk memetakan titik yang berpotensi menimbulkan konflik.
“Perlu adanya perhatian khusus, karena Pilwu ini berbeda dengan Pilkada maupun Pileg dan Pilpres,” ujar Imron.
Sementara, Rektor UMC Arif Nurudin menekankan, prinsip pelaksanaan seleksi akademis bakal calon kuwu nanti yaitu netral atau non-intervensi, kemudian objektif dan transparan.
Selain itu sebelum pelaksanaan seleksi akademis nanti, pihaknya terlebih dahulu akan melakukan simulasi dan pemberian modul materi yang akan di ujikan, sehingga diharapakan para peserta tes memiliki kesiapan dalam pelaksanaannya.
“Pasti kita mintakan simulasi terlebih dahulu, agar para peserta ini tidak kaget. Kita masih ada waktu, kami siap bantu,” kata Arif Nurudin.
Di tempat yang sama, Kepala DPMD Kabupaten Cirebon, Erus Rusmana mengatakan, tahapan pemilihan kuwu di Kabupaten Cirebon saat ini sudah melewati penjaringan tahap 2.
“Dari 135 desa yang melaksanakan Pilwu, terdapat 19 desa yang bakal calonnya akan mengikuti tes akademis dengan jumlah peserta sebanyak 138 orang bakal calon kuwu,” katanya.
Dalam rapat koordinasi persiapan seleksi akademis ini dihadiri oleh unsur Forkopimda, tim fasilitasi, tim pengawasan dan tim Keamanan Pilwu, Rektor dan tim seleksi dari Universitas Muhammadiyah Cirebon (UMC) sebagai penguji akademis para bakal calon kuwu. Seleksi tersebut akan dilakukan pada pertengahan Oktober ini. (Ghofar)








Tinggalkan Balasan