Pemkab Cirebon Cari Solusi Limbah Cangkang Kerang
KAB.CIREBON, (FC).- Pemerintah Kabupaten Cirebon membahas penanganan limbah cangkang kerang hijau yang menumpuk di wilayah pesisir, khususnya di Desa Grogol dan Mertasinga.
Pembahasan dilakukan melalui rapat koordinasi yang melibatkan sejumlah organisasi perangkat daerah (OPD), Kamis (30/4).
Rapat dipimpin Wakil Bupati Cirebon, Agus Kurniawan Budiman, bersama Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Cirebon serta OPD terkait lainnya.
Agus mengatakan, penanganan limbah menjadi penting mengingat tingginya aktivitas perikanan di wilayah pesisir Kabupaten Cirebon.
“Di kawasan pesisir terdapat tujuh Tempat Pelelangan Ikan yang tersebar di delapan kecamatan dan 36 desa, mulai dari wilayah utara hingga timur yang berbatasan dengan Jawa Tengah,” ujarnya.
Menurutnya, rapat tersebut menghasilkan langkah awal berupa pemetaan limbah sebagai dasar penanganan. Sejumlah solusi disiapkan, baik jangka pendek maupun jangka panjang.
Untuk jangka pendek, limbah cangkang akan diangkut ke tempat pembuangan akhir, seperti TPA Gunung Santri dan TPA Kubangdeleg. Selain itu, limbah juga dikaji untuk dimanfaatkan sebagai material pemadatan jalan dan urugan tambak.
“Untuk jangka panjang, karena cangkang kerang mengandung kalsium, akan dikaji pemanfaatannya sebagai bahan baku paving block dan produk lainnya,” jelasnya.
Pemkab juga mendorong pemanfaatan limbah melalui sektor usaha mikro kecil dan menengah (UMKM), seperti diolah menjadi kerajinan bernilai ekonomi.
Di sektor peternakan, limbah cangkang kerang berpotensi dimanfaatkan sebagai campuran pakan untuk memperkuat cangkang telur, meski penggunaannya terbatas.
Pemerintah daerah berharap berbagai langkah tersebut dapat menjadi solusi dalam mengurangi dampak limbah sekaligus meningkatkan nilai ekonomi bagi masyarakat pesisir. (Johan)








Tinggalkan Balasan