KAB. CIREBON, (FC).- Kepedulian Pemerintah Desa Serang Wetan, Kecamatan Babakan terus dilakukan, mulai dari pembenahan infrastruktur jalan, irigasi dan saat ini membangun Penerangan Jalan Umum (PJU) disepanjang Jalan Usaha Tani (JUT) untuk memfasilitasi para petani saat malam hari ketika musim panen.

Kuwu Desa Serang Wetan, Setia Budi kepada FC menjelaskan, saat ini para petani telah memasuki masa panen padi, dan hampir semua petani yang panen melakukan bunen (menjemur padi) di sawah mereka hingga padi kering baru diangkut ke rumah, kondisi areal sawah yang jauh dari pemukiman penduduk dan biasanya ketika petani panen kemudian melakukan bunen hanya bermodalkan senter, maka untuk membantu para petani melakukan bunen, pemdes mengalokasikan anggaran untuk pengadaan PJU di sepanjang JUT.

“Lampu penerangan jalan ini sangat diperlukan oleh para petani, apalagi ketika musim panen, mereka banyak yang pulang hingga larut malam dan diateal sawah juga banyak petani yang melakukan bunen di sawah mereka,” jelasnya, Selasa (7/3).

Menurut Budi, alokasi pengadaan PJU tersebut lantaran jauh dari pemumiman, maka pihaknya memilih PJU yang menggunakan tenaga surya, sehingga lebih praktis dan tidak ribet memasang kabel untuk sambungan listrik, sedikitnya pemdes memasang lampu PJU tenaga surya tersebut sebanyak 12 titik yang mampu menerangi JUT untuk lahan sekitar 70 hektare yang saat ini sedang memasuki musim panen, biaya pembangunannya sendiri pertitik diperkirakan sekitar Rp4 juta, yang diambil dari alokasi program ketahanan pangan.

“Setelah kita bantu perbaiki jalan, kita juga bantu untuk peneranagn jalannya, karena kalau musim panen, aktivitas  petani hingga malam hari,” terangnya.

Lanjut menurut Kuwu Budi, setelah pembangunan JUT dan PJU, masih belum sempurna bila JUT masih hanya bentuk pemadatan, meskipun sangat dirasakan sekali manfaatnya oleh para petani, karena dulunya hanya jalan setapak, para petani sering merasa kesusahan bila berpapasan membawa angkutan hasil panen, dengan dilakukan pelebaran jalan membuat para petani kini sudah sedikit lega dan angkutan hasil panen juga bisa menggunakan kendaraan beca motor sehingga lebih efektif dan efesien.

“Rencana ditahun anggaran 2023 kita akan melakukan peningkatan JUT, rencana akan kita aspal, namun akan diisi batuan kapur dahulu agar tidak ditumbuhi rumput saat dilakukan pengaspalan,” papar Kuwu Budi. (Nawawi)