KAB. CIREBON, (FC),- Momentum Ramadan dimanfaatkan sejumlah anak muda yang tergabung dalam Karang Taruna Tunas Bangsa Desa Gebang dengan membuka Pasar Ramadan.

Hal ini mewarnai suasana ngabuburit di jalur depan balai desa setempat, yang menjadi salah satu sasaran tempat mangkal mereka berjualan makanan takjil disaat menjelang berbuka puasa.

Pembina Karang Taruna Tunas Bangsa, yang juga Sekdes setempat Rahmat Gumilar kepada FC minggu (18/4) mengungkapkan, lokasi depan balai desanya yang merupakan jalur penghubung Gebang Pabuaran.

Dalam setiap ramadan, terutama di sore hari menjelang berbuka puasa menjadi wilayah hilir mudiknya masyarakat sekedar berjalan-jalan sambil menunggu waktu maghrib.

Tidak sedikit masyarakat memanfaat situasi tersebut dengan membuka warung-warung dadakan yang menjual berbagai menu takjil dari mulai kue manis, es cendol, dan lainnya.

Lokasi tersebut menjadi pasar dadakan yang ada disetiap bulan Ramadan. Momentum tersebut dimanfaatkan anak-anak muda Karang Taruna untuk belajar berwirausaha dengan membuka pasar ramadan dengan berjualan makanan takjil.

“Mereka menjual beberapa makanan tradisional yang biasanya hanya ada di bulan ramadan seperti makanan manis, makanan basah, kolak dan sejenisnya,” ungkapnya.

Baca Juga: Bantu Stok Darah di PMI, Pemdes Gebang Gelar Donor Darah

Dijelaskan Mamat, panggilan akrab Rahmat Gumilar, kegiatan pasar ramadan ini memiliki tujuan untuk melatih para pemuda yang ada di dalam organisasi Karang Taruna, khususnya dalam pengembangan usaha ekonominya.

Karang Taruna, kata dia, sebagai organisasi kepemudaan harus memiliki potensi dan kemampuan secara kelembagaan dalam menopang setiap kegiatannya baik potensi SDM maupun sosial ekonomi.

Selain belajar untuk penguatan keorganisasian juga sebagai bekal mereka dimasa mendatang.

Pihaknya selaku pemdes berharap agar usia remaja dan menjelang dewasa akan sangat baik dimanfaatkan untuk hal-hal yang positif salah satunya bergabung di Karang Taruna.

“Dengan bergabung di karang taruna dan dibekali beberapa pelatihan berwirausaha diharapkan bukan saja untuk memperkuat keorganisasian, mereka namun bekal mereka di masa mendatang,” harapnya.

Lebih lanjut Mamat juga menjelaskan, komitmen Pemdes Gebang untuk mengembangkan karang taruna sebagai wadah perkumpulan anak-anak muda di desanya, pihaknya sangat serius.

Salah satunya dari kegiatan olah raga, pemdes telah memfasilitasi perbaikan lapang bola yang kini telah memiliki Sekolah Sepak Bola (SSB) atau kegiatan lain seperti sawung baca dan lainnya.

“Kami berharap agar langkah-langkah positif yang telah dilakukan oleh Karang Taruna hendaknya bisa berkelanjutan dengan peran para pemuda akan bisa membantu pembangunan yang ada di Desa Gebang ini. Kedepan kita juga akan mengajak Karang Taruna untuk dapat mengelola kegiatan-kegiatan usaha ekonomi desa seperti pengelolaan Bumdes dan lainnya, ” pungkasnya. (Nawawi)