Pelaut Cirebon Diakui Dunia, Agency Korea Beri Apresiasi
KAB.CIREBON, (FC).- Kualitas sumber daya manusia (SDM) maritim asal Kabupaten Cirebon kembali mendapat pengakuan di tingkat internasional.
Sejumlah pelaut Cirebon menerima penghargaan dari agency asal Korea atas profesionalisme, kedisiplinan, dan dedikasi mereka dalam menjalankan tugas di industri pelayaran global.
Penghargaan bertajuk “Apresiasi Pelaut Cirebon Sebagai Pelaut Terbaik” tersebut diberikan dalam sebuah kegiatan yang digelar Jumat (24/7).
Apresiasi ini menjadi bentuk penghormatan terhadap para pelaut Cirebon yang dinilai mampu menunjukkan kompetensi dan etos kerja tinggi saat berlayar di berbagai rute internasional.
Perwakilan agency Korea menyampaikan, pelaut Indonesia, khususnya dari Cirebon, memiliki karakter kerja yang menjadi nilai tambah dalam dunia pelayaran.
Selain kemampuan teknis, para pelaut juga dinilai memiliki kedisiplinan, kemampuan beradaptasi, serta tanggung jawab terhadap pekerjaan.
“Pelaut merupakan bagian penting dalam rantai perdagangan dan transportasi dunia. Kami melihat banyak pelaut asal Cirebon memiliki kemampuan, karakter, dan etos kerja yang sangat baik,” ujarnya.
Menurutnya, profesi pelaut membutuhkan lebih dari sekadar keterampilan teknis. Seorang pelaut juga harus memiliki mental kuat, disiplin tinggi, serta komitmen terhadap keselamatan kerja selama menjalankan tugas di tengah laut.
Pihak agency Korea berharap kerja sama dengan tenaga pelaut Indonesia dapat terus berkembang melalui peningkatan kompetensi, pelatihan, serta pembukaan peluang kerja internasional yang lebih luas.
Salah seorang pelaut asal Cirebon, Yusuf Saputra, mengaku bangga atas penghargaan yang diterimanya.
Pelaut yang pernah diberangkatkan melalui PT GNM Shipping Marindo Losari tersebut menilai apresiasi itu menjadi motivasi untuk terus menjaga profesionalisme dalam menjalankan profesinya.
“Bekerja sebagai pelaut memiliki tantangan tersendiri. Selain harus jauh dari keluarga, kami juga dituntut siap menghadapi berbagai kondisi di laut. Namun dengan disiplin, kerja keras, dan tanggung jawab, profesi ini memberikan peluang besar untuk masa depan,” kata Yusuf.
Ia berharap semakin banyak generasi muda Cirebon yang tertarik menekuni dunia kemaritiman dengan membekali diri melalui pendidikan dan peningkatan kompetensi.
Sementara itu, Direktur Utama PT GNM Shipping Marindo, H. Warno, mengatakan penghargaan dari agency Korea menjadi bukti bahwa pelaut asal Cirebon memiliki kemampuan untuk bersaing di industri pelayaran internasional.
Menurutnya, Kabupaten Cirebon sebagai wilayah pesisir memiliki potensi besar dalam melahirkan tenaga kerja sektor kelautan.
Karena itu, peningkatan kualitas SDM pelaut harus terus diperkuat agar Indonesia mampu memanfaatkan peluang sebagai negara maritim.
“Pelaut merupakan aset penting bagi dunia kemaritiman. Kami terus berupaya membuka peluang kerja sekaligus meningkatkan kualitas SDM agar memiliki daya saing tinggi di tingkat internasional,” ujar Warno.
Ia berharap kerja sama dengan berbagai pihak internasional dapat membuka lebih banyak kesempatan bagi pelaut Cirebon untuk berkarier di dunia pelayaran global.
“Harapannya, pelaut Cirebon terus berkembang, memiliki kompetensi unggul, dan mampu membawa nama baik daerah maupun Indonesia di kancah internasional,” pungkasnya.
Apresiasi tersebut menjadi bukti bahwa tenaga kerja maritim asal daerah mampu bersaing di tingkat dunia. Dengan peningkatan kompetensi dan pengalaman, pelaut Cirebon diharapkan semakin berperan dalam memperkuat sektor kemaritiman nasional. (Nawawi)








Tinggalkan Balasan