KAB.CIREBON, (FC).- Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Provinsi Jawa Barat dan DPMPTSP Kabupaten Cirebon mengadakan Pembuatan Nomor Induk Berusaha (NIB), sertifikat halal secara gratis untuk para pelaku usaha di wilayah Kecamatan Weru, Kabupaten Cirebon dan sekitarnya.

Jabatan fungsional ahli muda DPMPTSP provinsi Jabar, Irwansyah menjelaskan, pelayanan pembuatan NIB gratis ini merupakan program kerja dari DPMPTSP provinsi tetapi pelayanan seperti ini juga di setiap Kota atau Kabupaten itu juga ada, karena sudah menjadi target di setiap Kota atau Kabupaten se-Jawa Barat.

Dengan turun langsung ke masyarakat agar lebih mendekatkan dan membantu kepada para UMKM untuk mendapatkan legalitas usahanya sebagai pengakuan bahwa agar usahanya tersebut diakui oleh pemerintah.

“Kalau target pembuatan NIB itu sebanyak 1,5 juta yang mana dibagi ke seluruh 27 Kota/Kabupaten se-Jawa Barat, yang mana nanti harus mengejar target penerbitan NIB,” kata Irwan, Kamis (7/8).

Irwan menyebut, untuk pencapaian target se-Jawa Barat sendiri baru mencapai sekitar 400 ribu maka dari itu DPMPTSP turun langsung kepada masyarakat untuk mendorong agar mendaftarkan usahanya.

“Alhamdulillah sangat antusias semenjak pagi sampai dengan siang ada sebanyak sekitar 400 warga yang melakukan pembuatan NIB dan pemerintah kecamatan nya juga sangat merespon positif dengan kegiatan seperti ini,” ujarnya.

Nomor Induk Berusaha ini wajib dimiliki oleh pelaku usaha sebagai tanda legalitas usahanya dan juga sebagai dasar pembuatan dokumen lainnya seperti pembuatan sertifikat halal, pembuatan hak cipta nama usaha serta dokumen lainnya.

Sementara itu Camat Weru, Hevazi Aldahary mengatakan, pemerintah kecamatan sangat mendukung kegiatan yang diadakan oleh DPMPTSP Provinsi Jawa Barat dan pemerintah daerah karena NIB ini merupakan sebuah identitas dari pelaku usaha itu sendiri.

Ini tentu selaras dengan program dari Bupati Cirebon dan Wakil Bupati Cirebon untuk mencapai target pembuatan NIB, karena Kabupaten Cirebon sendiri termasuk masih rendah pembuatan NIB nya.

“Alhamdulillah ternyata respon dari pelaku usaha sendiri sangat bagus melebihi apa yang ditargetkan awal yaitu sebanyak 200 pembuatan NIB, tetapi sampai siang hari sudah mencapai 400 warga yang datang, ini membuktikan bahwa pelaku usaha sudah sadar bahwa NIB ini sangat penting sebagai legalitas usahanya,” katanya. (Johan)