Pelaksanaan BSMSS di Desa Wilulang Terobos Kebutuhan Petani
Warning: Attempt to read property "post_excerpt" on null in /home/slawipos/tintabiru.com/wp-content/themes/liputanwp/template-parts/single/single-desktop.php on line 79
KAB. CIREBON, (FC).- Pelaksanaan Bhakti Siliwangi Manunggal Satata Sariksa (BSMSS) Tahun 2020 yang laksanakan Kodim 0620/Kabupaten Cirebon di Desa Wilulang, Kecamatan Susukanlebak, Kabupaten Cirebon yang digelar sekitar dua pekan ini. Berhasil memfasilitasi kebutuhan para petani, hal itu terungkap saat penutupan pelaksanaan BSMSS tahun 2020, Rabu (4/11)
Pantauan “FC” dilokasi, tampak beberapa hasil pembangunan baik fisik maupun non fisik dari kegiatan BSMSS yang digelar di Desa Wilulang diantaranya Pembangunan TPT, Pengerasan Jalan Usaha Tani, Pembangunan Rehabilitasi Rutilahu, Pembangunan Sumur Bor dan Tempat Pelatihan Keterampilan Menjahit. Dari beberapa hasil pembangunan terutama fisik mampu menerobos apa yang selama ini menjadi keinginan para petani terkait infrastruktur dan sarana pertanian lainnya.
Sekretaris Daerah Kabupaten Cirebon, H. Rahmat Sutrisno, dalam pelaksanaan penutupan BSMSS tahun 2020 di Desa Wilulang menyebutkan, program BSMSS ini tetap dapat dilaksanakan meskipun masih dimasa sulit karena menghadapi Pandemi Covid-19.
“Semangat membangun dalam pelaksanaan kegiatan BSMSS ini mengalahkan kondisi sulit yang sedang kita semua alami, penerapan protokol kesehatan menjadi pedoman dalam pelaksanaan kegiatan ini yang merupakan bukti wujud kepedulian dan komitmen Pemerintah Daerah, TNI serta masyarakat dalam upaya mensejahterakan masyarakat,” katanya.
Perlu diketahui, kata Sekda, bahwa sumber pendanaan Program BSMSS ini merupakan bantuan keuangan bersifat khusus kepada Pemerintah Desa dari Pemerintah Kabupaten yang digunakan untuk mendanai pelaksanaan kewenangan desa, berdasarkan hak asal usul dan kewenangan lokal berskala desa yang diatur oleh desa dengan di dasari prinsip-prinsip keadilan, efektif, efisien, terarah, terkendali dan tepat sasaran.
”Upaya untuk meningkatkan kesejahteraan desa bukanlah merupakan pekerjaan yang mudah, apalagi dalam situasi dan kondisi seperti sekarang ini. Masyarakat diliputi berbagai masalah kemiskinan yang tidak bisa diatasi melalui salah satu program semata, tetapi dibutuhkan program yang lebih terpadu dan berkesinambungan agar lebih terarah dan mengena pada sasaran, ”paparnya.
Sekda mengungkapkan, adanya program BSMSS ini merupakan bantuan yang sangat besar dari Pemerintah Daerah Kabupaten Cirebon dan jajaran TNI serta pihak-pihak swasta untuk bersama-sama memberikan pelayanan kepada masyarakat, meliputi pembangunan fisik berupa pembangunan TPT, pengurugan dan pemadatan jalan. Dan non fisik berupa penyuluhan, pelayanan dan pembinaan.
Untuk itu, sambung Sekda, atasnama Pemerintah Daerah Kabupaten Cirebon mengucapkan terimakasih kepada para pimpinan instansi di lingkungan Pemda Kabupaten Cirebon dan pimpinan dari pihak swasta yang telah membantu Program BSMSS Tahun 2020 di Desa Wilulang hingga berjalan dengan sukses.
”Dan kepada Pimpinan TNI dalam hal ini Dandim 0620/Kabupaten Cirebon, Camat Susukanlebak beserta Forkopimcam Susukanlebak, Kuwu Wilulang beserta kelembagaan desa yang ada, saya sampaikan terimakasih yang sebesa-besarnya atas terlaksananya Program BSMSS Tahun 2020 ini, “ungkapnya
Sementara itu, Dandim 0620/Kabupaten Cirebon, Letkol Inf. Sugir, menyampaikan, BSMSS adalah kegiatan Bhakti TNI bekerjasama dengan Pemda yang didukung partisipasi aktif masyarakat dalam upaya membantu meningkatkan kesejahteraan rakyat, melalui pembangunan sarana prasarana fisik dan pembangunan nonfisik dalam rangka meningkatkan ketahanan masyarakat yang tangguh.
Selanjutnya, peran serta dan kontribusi semua unsur terkait dan partisipasi masyarakat dalam suasana kegotong-royongan sebagai cerminan terciptanya kemanunggalan dan rasa saling memiliki serta kebersamaan antara Kodim 0620/Kabupaten Cirebon dengan unsur Pemda dan segenap warga masyarakat Desa Wilulang yang sangat kompak.
”Hal ini terlihat sejak tahap perencanaan sampai pada tahap akhir pelaksanaan BSMSS Tahun 2020 yang telah kita laksanakan di Desa Wilulang ini,”jelas Sugir.
Masih dikatakan Sugir, suasana kondusif yang telah mengantarkan pencapaian sasaran fisik maupun non fisik dapat membangun dan membangkitkan kesadaran. Betapa pentingnya nilai-nilai kebersamaan sebagai sendi dalam meningkatkan persatuan dan kesatuan bangsa dalam mengatasi dan menjawab setiap tantangan yang dihadapi.
Oleh karenanya, Sugir melanjutkan, suasana Kemanunggalan TNI-Rakyat menjadi semakin penting untuk dipupuk dan dipelihara serta ditumbuhkembangkan dimanapun berada. Lebih lanjut dikatakan Sugir, tujuan Bhakti Siliwangi Manunggal Satata Sariksa pada dasarnya adalah memberikan motivasi kepada masyarakat yang ada di pedesaan, karena melalui kegiatan ini diharapkan dapat menimbulkan stimulan kesadaran masyarakat untuk mampu memanfaatkan berbagai potensi dan sumber daya yang dimiliki masyarakat dan lingkungannya.
Sehingga, kata dia, pada gilirannya akan berdampak positif bagi proses pemberdayaan masyarakat untuk membangun diri dan lingkungannya secara swadaya dan swakarsa.
”Saya yakin dan percaya harapan kemandirian tersebut akan bisa diraih oleh seluruh warga masyarakat desa karena sesungguhnya potensi itu telah dimiliki sebagaimana yang telah ditunjukkan dalam pelaksanaan Bakti Siliwangi Manunggal Satata Sariksa di Desa Wilulang ini, dengan kesadaran yang tinggi untuk bergotongroyong bersama Prajurit TNI menyelesaikan berbagai kegiatan yang telah direncanakan sesuai program, semoga sarana dan prasarana yang telah dibangun hendaknya dapat dipelihara dengan baik dan dimanfaatkan semaksimal mungkin bagi kepentingan kesejahteraan masyarakat,”harapnya. (Nawawi)








Tinggalkan Balasan