“Seorang dokter yang kesehariannya bekerja di IGD RSUD Majalengka ini, diduga terpapar dari suaminya yang bekerja di rumah sakit di wilayah Cirebon,” katanya.

Setelah itu, lanjut dia, pihaknya melakukan tracing terhadap tenaga medis lainnya yang melakukan kotak erat dengan dokter yang positif tersebut.

“Dari dokter itulah kami melakukan tracing, hingga akhirnya kami menemukan kembali dua tenaga medis dari dokter dan bidan yang positif Covid-19,” tuturnya.

Sementara itu, sambung dia, pihak rumah sakit sejauh ini sudah melakukan pemeriksaan uji usap kepada pegawai yang melakukan kontak erat dengan para tenaga medis yang terkonfirmasi positif Covid-19 tersebut.

“Hari ini juga ada sesi kedua tes swab kepada puluhan tenaga medis yang melakukan kontak erat dengan yang bersangkutan. Nah, untuk pelayanan lainnya, di RSUD Majalengka ini masih berlangsung dan tidak ada penutupan, karena yang ditutup itu hanya pelayanan yang sekiranya ada kaitan dengan para tenaga medis yang positif Covid-19, seperti IGD ini,” pungkasnya. (Ibin)