Partai Gelora Siap Runtuhkan Tembok Kaum Elitis
Warning: Attempt to read property "post_excerpt" on null in /home/slawipos/tintabiru.com/wp-content/themes/liputanwp/template-parts/single/single-desktop.php on line 79
KAB. CIREBON, (FC).- Partai yang baru dua tahun berdiri dan menjadi partai baru di Indonesia, yaitu Partai Gelombang Rakyat (Gelora) Indonesia menyatakan siap meruntuhkan tembok kaum elitis untuk bisa merangsak masuk kepada setiap elemen masyarakat.
Ketua Umum Partai Gelora Indonesia, Anis Matta mengatakan, saat ini kepengurusan Partai Gelora Indonesia sudah ada di 34 provinsi dan 514 kabupaten/kota se-Indonesia.
Atas pendirian kepengurusan itu, dikatakannya menurut survey, Partai Gelora Indonesia telah membawa pada semangat pembangunan.
“Setelah berhasil membentuk kepengurusan di seluruh provinsi, kami yakin akan lolos di keterwakilan parlemen, karena kami menargetkan keterwakilan dari partai kami sebesar 4 persen di kursi DPR RI,” kata Anis saat melakukan tour Jawa Barat di salah satu pusat wisata perbelanjaan di Desa Trusmi Kulon, Kecamatan Plered, Kabupaten Cirebon, (29/11).
Menurut Anis Matta, Partai Gelora Indonesia sudah mempunyai kader sebanyak setengah juta kader tersebar di Indonesia.
“Dan ini setiap hari terus bertambah sekitar 1000 hingga 3000 an kader perharinya. Berdasarkan survei kami alasan orang mendukung, bahwa Partai Gelora membawa misi perubahan,” ujarnya.
Sedangkan untuk kecamatan di Indonesia ada 7.235 Kecamatan. “Mudah-mudahan seluruh kecamatan ini sudah terpenuhi hingga akhir Desember 2021 ini. Sedangkan jumlah desa dan kelurahan se-Indonesia ada sekitar 83 ribu lebih,” imbuhnya.
Dikatakan Anis, tidak ada partai terbesar di Indonesia tidak memiliki suara lebih dari 20 persen.
“Itu maksudnya, tidak ada partai yang kuat karena mereka membuat tembok-tembok. Hadirnya Partai Gelora Indonesia ini benar-benar partai rakyat, karena kita meruntuhkan tembok penyekat dan mulai menjembatani,” ungkap Anis.
Dijelaskannya perbedaan Partai Gelora Indonesia dengan partai sebelumnya (PKS,-red), bila Partai Gelora Indonesia ini lebih Indonesia dibandingkan dengan partai sebelumnya yang lebih banyak terjebak dalam praktek politik dengan tembok-tembok kuat hingga terjadi polarisasi.
Maka Partai Gelora akan mewakili seluruh aspek populasi masyarakat tanpa membentuk sekat-sekat.
“Kami hanya menginginkan cita-cita nasional baru, karena tidak ada partai yang bisa membawa cita-cita baru partai karena harus ada tahapan yang jelas dalam membangun Indonesia,” ungkap Anis.
Kunci untuk melakukan pembangunan yang lebih masif bukan berarti harus mengembalikan GBHN (Garis Besar Haluan Negara).
Namun perlu ada tujuan nasional baru, sehingga harus mengkonsolidasikan kekuatan dunia.
Mengingat ukuran populasi dan wilayah Indonesia yang besar maka akan menggunakan konsep kolaborasi dengan seluruh elemen masyarakat.
“Tujuan Partai Gelora adalah salah satunya ingin mengubah situasi krisis menjadi peluang. Caranya adalah dengan membuat suatu cita-cita nasional baru, yaitu menjadi Indonesia sebagai lima besar negara dunia,” pungkasnya. (Ghofar)








Tinggalkan Balasan