Pansus Minta Pengunjung Mall Diberi Penomeran
Warning: Attempt to read property "post_excerpt" on null in /home/slawipos/tintabiru.com/wp-content/themes/liputanwp/template-parts/single/single-desktop.php on line 79
KOTA CIREBON, (FC).- H-2 lebaran, Panitia Khusus (Pansus) Gugus Tugas Covid-19 DPRD Kota Cirebon melakukan inspeksi mendadak (sidak) pada Jumat (22/5).
Dua pusat perbelanjaan yang menjadi sasaran adalah Toserba Surya dan Asia, yang menjadi pusat keramaian.
Ketua pansus dr Tresnawaty SpB mengatakan, sidak ini guna memastikan pengelola pusat perbelanjaan melaksanakan protokol kesehatan Covid-19.
Hal ini dimaksudkan agar pada perpanjangan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) tahap kedua ini berjalan sesuai harapan.
“Peran semuanya diperlukan, baik pengelola maupun masyarakat yang berbelanja. Ini demi memutus mata rantai penyebaran Covid-19 di Kota Cirebon,” jelasnya kepada FC.
Sementara anggota pansus Heriyanto menekankan, PSBB ini bukan hanya sekedar aturan saja, tapi harus dilaksanakan secara bertanggungjawab.
Tidak boleh ada prosedur yang terlewat, karena bila satu saja lolos maka potensi penularan Covid-19 ini akan mudah terjadi.
“Tadi di Surya dan Asia, memang protokol kesehatan sudah dijalankan. Namun masih perlu diperketat, dengan penambahan petugas thermo gun, pengadaan tempat cuci tangan, penyediaan hand sanitizer dan pengawasan penggunaan masker,” jelas legislator asal PAN ini.
Yanto juga menyarankan, agar pengelola memberikan kartu penomeran kepada pengunjung. Sehingga yang masuk dan keluar bisa terkontrol dengan cermat.
Ini untuk menjaga ruang antara pengunjung di dalam pusat perbelanjaan.
“Iya tadi yang kurang adalah pengawasan jumlah pengunjung. Saya minta pada pengelola untuk memberikan penomeran pengunjung,” tandasnya.
Seusai sidak, rombongan pansus bergerak ke Kantor Pos Cirebon. Guna mencari informasi terkait penyaluran distribusi bantuan sosial. (gus)








Tinggalkan Balasan