Pandemi Belum Berakhir Dinkes Majalengka Catat Penambahan 6 Kasus Covid-19
Warning: Attempt to read property "post_excerpt" on null in /home/slawipos/tintabiru.com/wp-content/themes/liputanwp/template-parts/single/single-desktop.php on line 79
MAJALENGKA,(FC).- Dinas Kesehatan Kabupaten Majalengka melaporkan pada awal bulan Desember ini , ada 6 kasus Covid-19 pada Kamis (2/12). Dengan demikian, total kasus Covid-19 di kota angin berjumlah 11.741 kasus.
Berdasarkan data Dinas Kesehatan, pasien yang sembuh dari Covid-19 bertambah tiga orang sehingga berjumlah 10.875 orang.
Sedangkan pasien yang masih dirawat atau menjalani isolasi mandiri (kasus aktif) bertambah dua orang sehingga berjumlah 44 orang.
Sekretaris Dinas Kesehatan Majalengka, Agus Susanto mengatakan, meski ada penambahan kasus, penanganan Covid-19 dianggap terkendali.
“Alhamdulillah penanganan kasus Covid-19 di Majalengka hingga sekarang terbilang berhasil, meski hari ini ada 6 penambahan kasus. Kita bisa lihat, di dua rumah sakit hanya 9 orang yang merawat pasien Covid-19 lagi,” ujar Agus, Kamis (2/12).
Untuk mencegah penambahan kasus lebih banyak, jelas dia, pihaknya melakukan upaya pencegahan penyebaran Covid-19.
Selain gencar sosialisasi protokol kesehatan (prokes) Covid-19, kegiatan vaksinasi Corona terus dilakukan secara terus menerus.
“Vaksinasi terus kita gencarkan. Capaian sekarang alhamdulilah sudah tembus 65 persen, lebih,” ucapnya.
Di tahun 2021 ini, pihaknya menargetkan program vaksinasi Corona dapat mencapai 100 persen. Sehingga penerapan PPKM di Kabupaten Majalengka bisa turun ke level 1.
Lebih jauh Agus menambahkan, vaksinasi dilakukan sebagai salah satu upaya dalam meningkatkan kekebalan atau daya tahan tubuh warga dari paparan Covid-19.
Hingga November 2021, Dinkes Majalengka berhasil melakukan penyuntikan vaksinasi bagi masyarakat lebih dari 1.038.669 dosis.
“Kalau jumlahnya saat ini telah mencapai lebih dari seribu dosis vaksin. Adapun jenis vaksin yang diberikan kepada masyarakat yakni Sinovac dan Astrazeneca, pfizer, maupun moderna,” jelas dia.
Dia menyebut, meski presentase vaksinasi Corona sekarang ini sudah mencapai lebih dari 50 persen. Pihaknya akan terus menggencarkan pendistribusian vaksin, khususnya untuk sasaran lansia. “Jadi kita akan terus melakukan pelaksanaan vaksinasi, stok vaksin kita sudah aman. Ada sekitar ribuan dosis yang masih kita miliki,” katanya. (Munadi)








Tinggalkan Balasan