Ojol Cirebon Pertanyakan Bantuan BLT BBM Tahun 2022
Warning: Attempt to read property "post_excerpt" on null in /home/slawipos/tintabiru.com/wp-content/themes/liputanwp/template-parts/single/single-desktop.php on line 79
Kepala Dishub Kota Cirebon, Drs Andi Armawan mengakui, BLT BBM yang selayaknya direalisasikan tahun 2022 tersebut gagal dicairkan, karena belum ada petunjuk pelaksanaan dan petunjuk teknisnya.
“Kami sudah mendapatkan data seluruh driver online di Kota Cirebon, dari enam aplikator yang ada baru lima yang memberikan data tersebut. Setelah data tersebut kami dapat, kemudian kami serahkan ke Pemerinta Kota Cirebon untuk diproses,” jelasnya.
Setelah data itu ada, kata Andi, tentu Pemerintah Kota Cirebon juga perlu melakukan verifikasi, karena bisa saja satu orang masuk dalam data dua aplikator. Namun karena waktu yang terbatas di penghujung tahun 2022, sehingga bantuan tersebut urung disalurkan.
“Pada saat itu, kami mendapatkan data para driver ojek online sangat lama, hampir sebulan. Proses verifikasi yang memakan waktu dan perlu ada regulasi untuk pencairannya, kami tidak bisa berbuat banyak karena saat itu pada tanggal 22 Desember 2022,” paparnya.
Sementara itu, Ketua KBOCR, Iswanto mengatakan, seluruh driver ojek online hanya ingin agar bantuan tersebut terealisasi. Karena data driver yang disetorkan ke Pemerintah Kota Cirebon sebanyak 3.528 orang. Semuanya merupakan driver roda dua.








Tinggalkan Balasan